Vonis Dinilai Terlalu Ringan, Jaksa Ajukan Banding Kasus Korupsi Autis Centre Bontang

vonis yang diberikan kepada terdakwa terlalu ringan. Sebelumnya, Jaksa menuntut Sayid Husen Assegaf dengan pidana 10 tahun dan denda Rp 1 miliar

Vonis Dinilai Terlalu Ringan, Jaksa Ajukan Banding Kasus Korupsi Autis Centre Bontang
Ho Kasi Pidsus Kejari Bontang
Tersangka Sayid Husen Assegaf digiring Kejaksaan untuk menjalani masa kurungan penjara hingga putusan pengadilan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bontang keberatan atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor terhadap putusan terdakwa Sayid Husen Assegaf pada sidang beberapa waktu lalu.

JPU memutuskan untuk melayangkan banding atas vonis 7 tahun 6 bulan serta denda Rp 200 juta dan uang pengganti Rp 4,6 miliar kepada terdakwa.

Menurut JPU vonis yang diberikan kepada terdakwa terlalu ringan dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, Jaksa menuntut Sayid Husen Assegaf dengan pidana 10 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Kasi Pidsus Kejari Bontang Yudo Adiananto mengatakan hasil konsultasi dengan pimpinan diputuskan agar mengajukan banding atas vonis tersebut.

“Kita sudah layangkam nota banding kepada pengadilan tinggi melalui pengadilan negeri kemarin,” ujar Kasi Pidsus Kejari Bontang Yudo Adiananto kepada tribun saat dikonfirmasi, Jumat (23/8/2019).

Lebih lanjut, Kasi Pidsus Kejari Bontang Yudo Adiananto menilai putusan hakim kepada terdakwa terlalu ringan.

Sebab, akibat dari perbuatan terdakwa negara telah merugi sebesar Rp 7 miliar.

Untuk itu, di dalam tuntutan jaksa meminta agar terdakwa mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 6,7 miliar.

Namun, vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved