Kebakaran

Jelang Senja 8 Rumah Hangus Terbakar, 2 Warga Pingsan Akibat Shock

Berkobarnya api tidak dapat dibendung oleh warga sekitar, pasalnya api dengan cepat menjalar ke bangunan satu dengan lainnya.

TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
KEBAKARAN - Petugas pemadam, bersama unsur relawan dan warga bahu membahu memadamkan api di Jalan Kemakmuran, RT 13, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Sabtu (24/8/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran besar melanda kawasan permukiman warga, jelang senja Sabtu (24/8).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 Wita, di Jalan Kemakmuran (KNPI), RT 13, Kelurahan Sei Pidang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.

Berkobarnya api tidak dapat dibendung oleh warga sekitar, pasalnya api dengan cepat menjalar ke bangunan satu dengan lainnya.

Baca juga:

Kebakaran KM Santika Nusantara, Warga Balikpapan Ini Khawatir, Barang Aset Usahanya Musnah

Hal itu disebabkan karena rapatnya rumah dengan rumah lainnya, hal itu diperparah dengan rata-rata bangunan rumah terbuat dari kayu.
Bahkan, saat kejadian terjadi, api berhembus lumayan kencang, membuat api sulit dipadamkan.

Selain itu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, beserta unsur relawan dan pihak lainnya sulit menjangkau titik api karena akses jalan yang tidak dapat dilalui oleh mobil unit tangki.

Mobil unit tangki pun hanya dapat menyalurkan air di gang sebelah dari lokasi kejadian, dengan menyambungkan selang ke selang lainnya.

Baca juga:

Manajemen Jembatan Nusantara Bantah Video Kebakaran Kapal di Medsos, Warna KM Santika Biru Putih

Supar (37), salah satu warga mengaku, berkobarnya api hingga membesar berlangsung dengan cepat. Akibat kejadian itu, dirinya membatalkan untuk turun mencari rezeki.

"Saya mau siap-siap cari pelanggan. Saat keluar rumah, asap membesar dari depan rumah saya, lalu api membesar," ucap pria yang sehari-hari bekerja sebagai mitra Gojek tersebut, Sabtu (24/8/2019).

Baca juga:

Soal Kebakaran di Salah Satu Kios Stadion Segiri Samarinda, Ini Kata Kepala UPTD GOR Segiri

Mengetahui api sudah membesar, dirinya lantas membantu terlebih dahulu tetangganya, sebelum akhirnya memindahkan motornya ke tempat yang aman.

"Saya sempat keluarkan surat-surat saja, sama motor, karena angin ngarahnya ke belakang. Ledakan sempat terdengar sesudah api membesar," ucapnya.

Sementara itu, Dale, warga RT 20 yang kala itu, sedang duduk santai di lantai satu rumah anaknya. Sang cucu berteriak ada kobaran api di belakang rumah mereka. Perempuan 60 tahun itu, langsung berlari ke lantai dua rumah anak dan mantunya.

Baca juga:

Dalami Penyebab Kebakaran di Kilang Pertamina, Polres Balikpapan Akan Datangkan Tim Labfor

Dari balik jendela yang membelakangi rumahnya, si jago merah sudah menyambar dinding dan atap kediamannya. Di lantai dua terdapat 6 kamar. Tanpa pikir panjang, bersama sang kakak, ia langsung berlari ke luar rumah menyelamatkan emas dan uang dalam tas selempang.

"Hanya tas ini aja yang saya bawa, ga tahu apa yang saya bawa ini," kata Dale memperlihatkan tas selempang berisi belasan tas kecil yang kosong melompong, Sabtu (24/8/2019) sore saat pemadaman berlangsung.

Dari data sementara yang diperoleh di lokasi kejadian, api menghanguskan sedikitnya 8 bangunan tempat tinggal warga, yang berakibat terhadap sekitar 24 jiwa dari 8 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Baca juga:

Kebakaran Lahan Akibatkan Jaringan PLN Terputus, Pelantikan Anggota DPRD Berau Sempat Gelap Gulita

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda menerjunkan 5 unit pemadam kebakaran. Belum bisa dipastikan apa penyebab api berkobar.

"Sementara ada 6 rumah terbakar. Saat ini sedang proses pendinginan api," ujar Plt Kasi Operasipnal Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman yang mengkoordinir pemadam.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.07 Wita. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, hanya terdapat dua warga yang pingsan akibat shock. (cde/dro)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved