Setelah DPRD Balikpapan Dilantik, Penyidikan Kasus RPU Tetap Berlanjut, Dua Anggota Dewan Dibidik

Setelah pelantikan DPRD Balikpapan, kasus Korupsi Rmumah Potong Unggas alias RPU tetap berlanjut, Polda Kaltim Bidik 2 anggota dewan

Setelah DPRD Balikpapan Dilantik, Penyidikan Kasus RPU Tetap Berlanjut, Dua Anggota Dewan Dibidik
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Budi Suryanto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/11/2018). 

Diketahui, Rusdiana, merupakan salah satu tersangka kasus Korupsi RPU Balikpapan yang merugikan negara hingga Rp 11 miliar.

Sebelumnya, perkara hukum dugaan Korupsi rumah potong unggas (RPU) Kota Balikpapan berlanjut.

Kamis (8/8/2019), penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khsusus (Direskrimsus) Polda Kaltim menyerahkan seorang tersangka bernama Rosdiana beserta barang bukti ke Kejati Kaltim.

Berkasnya dinyatakan memenuhi tahap 2 dan siap masuk ke Pengadilan Tipikor Samarinda.

Kesaksiannya dinanti untuk mengungkap misteri yang tersisa di kasus Korupsi yang merugikan negara Rp11,2 miliar.

Kasus ini menyeret pejabat tinggi dan aparatur sipil negara di Kota Balikpapan. 7 orang telah divonis 2,5 sampai 7 tahun kurungan.

Tiba di Kejati Kaltim sekitar pukul 11.00 Wita, Rosdiana yang mengenakan jilbab dan penutup hidung dengan pengawalan petugas langsung digiring menuju ruang pemeriksaan Tipikor Kejati Kaltim.

Pemeriksaan sempat tertunda karena pengacara tersangka belum datang.

Sekira pukul 14.00 Wita, setelah seorang penasehat hukumnya tiba, pemeriksaan berkas dilanjutkan hingga pukul 15.00 Wita.

Berkasnya pun dinyatakan lengkap. Petugas pun langsung membawa perempuan paruh baya yang sempat jadi buronan ini ke Rutan Sempaja, Samarinda menunggu persidangan.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved