Otomotif

Kendaraan Mobil dan Motor Listrik akan Diwajibkan Punya Bunyi, Begini Tujuannya

Hal paling mencolok ada di Tiongkok, China. Kebetulan motor listrik telah menjadi hal yang paling berguna buat sehari-hari.

Kendaraan Mobil dan Motor Listrik akan Diwajibkan Punya Bunyi, Begini Tujuannya
Kompas.com
Menteri Kemenristek mencoba motor listrik Gesits, Rabu (10/4/2019). 

Banyaknya pengguna motor listrik di jalan-jalan menjadi problem lalulintas tersendiri.

Sebagian besar pengendara tidak memiliki SIM (karena memang tidak dipersyaratkan) dan motor tidak perlu diregistrasi.

GridOto mengutip dari perjalanan Pemimpin Redaksi Tribun Lampung, Andi Asmadi yang sedang melakukan perjalanan ke Tiongkok, banyak pengguna motor listrik parkir sembarangan.

Di jalan, mereka seenaknya mengambil jalur jalan untuk mobil atau kendaraan lain.

Meskipun batas kecepatannya maksimal 20 kilometer per jam.

Mobil listrik BMW i3s yang ikut nangkring di GIIAS 2019,
Mobil listrik BMW i3s yang ikut nangkring di GIIAS 2019, (Kompas otomotif)

Motor listrik kini dituding pula sebagai pemicu tingginya kecelakaan lalu lintas.

Sisi lainnya, sejumlah pabrikan sepeda motor kini berlomba-lomba untuk membuat kendaraan listrik.

Bahkan banyak pabrikan sudah menyampaikan kesiapan untuk membuat sepeda motor listrik

Bahkan mereka menyampaikan akan memasarkan di Indonesia. Namun berbeda dengan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, motor listriknya tidak akan diproduksi di Indonesia.

Karena PT SIS memiliki pabrik dengan fasilitas yang lengkap, bahkan beberapa produknya diekspor juga ke negara-negara tetangga.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved