Ketika Warga Samarinda Jadikan Area Pemakaman Sebagai Tempat Perlombaan, Simak Keseruannya

"Setiap tahun adakan di sini, karena masih ada lahan kosong yang bisa digunakan. Dan, karena tempat tinggal warga dekat dengan kuburan,"

Ketika Warga Samarinda Jadikan Area Pemakaman Sebagai Tempat Perlombaan, Simak Keseruannya
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
HUT KEMERDEKAAN - Lomba panjat pisang yang diperuntukan bagi anak-anak di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 01, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang, diselenggarakan di area pemakaman muslim Samarinda Seberang, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Area pemakaman bukan lagi jadi tempat yang menyeramkan.

Bahkan, belakangan ini pemakaman kerap dijadikan tempat aktivitas warga.

Sama halnya yang dilakukan oleh warga Jalan Sultan Hasanuddin, RT 01, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang.

Minggu (25/8) sore tadi, warga menggelar sejumlah perlombaan untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

Perlombaan tersebut digelar di tempat yang tidak biasa, melainkan di pemakaman.

Kendati lokasi perlombaan tidak persis di tengah pemakaman, namun masih berada di area pemakaman muslim Samarinda Seberang.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, tempat digelarnya lomba berada persis di seberang jalan setapak yang memisahkan antara pemakaman dan lapangan yang dijadikan tempat perlombaan.

Tidak tampak raut wajah anak-anak peserta lomba takut, maupun enggan untuk mengikuti lomba karena berada di area pemakaman.

HUT KEMERDEKAAN - Lomba panjat pisang yang diperuntukan bagi anak-anak di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 01, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang, diselenggarakan di area pemakaman muslim Samarinda Seberang, Minggu (25/8/2019).
HUT KEMERDEKAAN - Lomba panjat pisang yang diperuntukan bagi anak-anak di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 01, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang, diselenggarakan di area pemakaman muslim Samarinda Seberang, Minggu (25/8/2019). (TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D)

Bahkan, teriakkan menyemangati, canda serta tawa terdengar jelas saat perlombaan berlangsung.

Andi Amrullah (32), ketua penitia perlombaan menjelaskan, hampir setiap tahun pihaknya menggelar perlombaan di area pemakaman,

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved