Berita Balikpapan Terkini

MAKI Buat Pengaduan ke KPK, Begini Tanggapan Walikota Balikpapan Rizal Effendi

Sudah laporkan perkara itu ke KPK, kemarin. Kalau gak ditindaklanjuti, nanti 2 atau 3 minggu lagi kita akan melakukan unjuk somasi kepada KPK.

MAKI Buat Pengaduan ke KPK, Begini Tanggapan Walikota Balikpapan Rizal Effendi
tribunnews.com
Ilustrasi - Mata uang rupiah. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta KPK segera menetapkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi sebagai tersangka, terkait kasus dugaan pemberian suap kepada pejabat Kementerian Keuangan.

Dugaan gratifikasi senilai Rp1,2 miliar diduga mengalir ke kantong pribadi Yaya Purnomo, pejabat Kementerian Keuangan demi melancarkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 26 miliar.

Dana ini diduga untuk pembangunan jalan dan jembatan di kawasan Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

Nah, MAKI membuat laporan pengaduan perkara ke KPK pada Rabu (21/8/2019), dengan nomor register 3516072705650001.

"Kita memang sudah laporkan perkara itu ke KPK, kemarin. Kalau gak ditindaklanjuti, nanti 2 atau 3 minggu lagi kita akan melakukan unjuk somasi kepada KPK, terkait penetapan Walikota Balikpapan sebagai tersangka," kata Komaryono selaku Deputy MAKI kepada Tribunkaltim.co pada Minggu (25/8/2019) pagi. 

Lebih lanjut, kata dia, beberapa Kepala daerah yang tersandera kasus gratifikasi DID, beberapa sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sementara di Kota Balikpapan yang diduga melakukan suap paling tinggi senilai Rp 1,3 miliar belum dilakukan proses hukum lebih lanjut

"Karena Kepala daerah lain sudah ditetapkan tersangka semua, termasuk Tasikmalaya kemarin. Balikpapan untuk masalah suap kepada Yaya Purnomo yang paling besar Rp1,3 miliar, sedangkan yang lain 400 sampai 450 juta sudah ditetapkan," ungkapnya.

Bila laporan pengaduan tersebut tak digubris KPK.

Maka MAKI sebagai lembaga pemerhati korupsi di Indonesia bakal melakukan somasi terhadap KPK.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved