Zulkifli Hasan Bandingkan Rusuh di Papua dengan Uni Soviet, Sebut Presiden Jokowi Tak Bisa Sendirian

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan persoalan kerusuhan di Papua tak bisa diselesaikan oleh Presiden Jokowi sendiri, bandingkan dengan Uni Soviet

Zulkifli Hasan Bandingkan Rusuh di Papua dengan Uni Soviet, Sebut Presiden Jokowi Tak Bisa Sendirian
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan memberikan arahana dalam Rapat Kerja Wilayah DPW PAN Sulsel di Hotel Grand Clarion Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Kamis (11/1/2018). Rakerwil ini adalah kegiatan pertama setelah Musker dan pelantikan yang merumuskan strategi pemenangan di Pilkada, Pemilu dan Pilpres 2019. 

Penjelasannya soal BPIP disampaikan dalam acara E Talk Show tvOne.

Awalnya, Mahfud MD bicara soal gaji yang diterimanya dari BPIP.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya gaji yang diterima BBPIP sempat menjadi sorotan.

Anggota BPIP dikabarkan mendapat gaji hingga mencapai ratusan juta.

Mahfud MD menjelaskan bahwa sejak pertama diangkat menjadi bagian dari BPIP, dirinya tak menerima gaji sejak tahun 2017.

"Ketika diangkat pertama kali di bulan Juni tahun 2017 di SKnya ga ada gaji, upah jalan sendiri bayar sendiri sejak 2017 itu sampai setahun gak ada gaji," ujar Mahfud MD seperti dilansir TribunJakarta dari tayangan YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (24//8/2019).

Setelahnya, Peraturan Presiden pun mencuat hingga pada akhirnya jajaran BPIP mendapatkan gaji.

"Tiba-tiba keluar perpes, tentang UKP itu diubah BPIP dan di situ ada gajinya, seratus juta untuk saya dan lain," jelasnya.

"Kita kan ga pernah minta gaji kalau saya tanya, 'betul dapat RP100 juta segini banyak?' Lalu diuraikan 15 persen pajak, saya tiap bulan sampai sekarang dari BPIP menerima Rp 68 juta belum pernah saya ambil, itu lewat notifikasi aja," terang Mahfud MD.

"Tapi karena saya duduk di situ saya lapor ke negara saya sudah dapat gaji sebagai guru besar, tolong potong, Rp29 juta gajinya di guru besar dan tunjangan kehormatan itu tiap bulan dikembalikan, sehingga tidak ada Rp40 juta sebenarnya, orang ribut Rp100 juta," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved