Dibungkus Kemasan Kopi Sachetan, 1,5 Kg Sabu dari Kaltara Gagal Edar di Samarinda

Namun, belum sempat diantarkan ke pemiliknya, pelaku terlebih dahulu diamankan petugas.

Dibungkus Kemasan Kopi Sachetan, 1,5 Kg Sabu dari Kaltara Gagal Edar di Samarinda
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Raja Haryono, didampingi Kabid Pemberantasan, AKBP Halomoan Tampubolon membeber kasus pengungkapan narkotika jenis sabu, Senin (26/8/2019). 

Pelaku mengaku tidak tahu menahu akan diantar ke mana paketan tersebut.

Dirinya diperintahkan untuk mengambil saja, lalu menunggu perintah selanjutnya.

"Hanya disuruh ambil saja, tidak tahu mau diantar ke mana lagi," ucapnya saat ditemui di kantor BNNP Kaltim, Jalan Rapak Indah, Senin (26/8/2019).

Pelaku tergiur mengambil paketan sabu tersebut karena dijanjikan akan dibayar sebesar Rp5 Juta ketika berhasil mengantarkan ke pemesannya.

"Untuk kebutuhan sehari-hari uangnya," ungkap pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir tersebut.

Selain mengamankan pelaku dan barang bukti sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa 1 unit handphone, bungkusan snack, kantung warna kuning dan 1 unit kendaraan roda dua.

Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Raja Haryono menjelaskan, sesuai hasil identifikasi pihaknya, sabu tersebut berasal dari kawasan perbatasan di Kaltara.

Pihaknya mengakui, sejauh ini narkoba yang masuk ke wilayah Kaltim, terutama jenis sabu berasal dari Malaysia yang masuk melalui wilayah perbatasan.

"Kasus ini termasuk dalam jaringan internasional atau tidak, masih kita dalami lagi," ungkapnya kepada awak media.

Ada yang berbeda pada pengungkapan kasus kali ini.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved