Mobil Listrik tak Bising, Kemenhub Berencana Buat Aturan Wajib Miliki Suara

Namun yang masih menjadi perdebatan adalah soal keselamatan mobil listrik. Bukan vitur atau alat pengaman yang tak memadai

Mobil Listrik tak Bising, Kemenhub Berencana Buat Aturan Wajib Miliki Suara
Kolase/Tribunpontianak
Ilustrasi-Mobil Listrik Toyota 

Namun untuk saat ini, pembahasan soal suara apa yang dan bagaimana aplikasi alat yang akan digunakan belum diputuskan.

Sejalan dengan pembahasan tersebut, Kemenhub juga sedang bersiap untuk mulai membangun fasilitas baru serta penambahan peralatan pengujian khusus kendaran listrik, baik mobil maupun sepeda motor.

"Masalah noise ini tujuan utamanya demi keselamatan. Karena kendaraan listrik saat ini tak bersuara. Untuk suaranya apa, kita memang belum putuskan tapi secara intens kami melakukan diskusi," kata Budi.

Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Tarif Pengisian Energi Mobil Listrik

Sementara itu, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif pengisian daya listrik untuk kendaraan listrik di Indonesia.

Bila dibandingkan dengan negara lain di dunia, Indonesia merupakan negara termurah untuk tarif pengisian energi kendaraan listrik.

Untuk di Indonesia tarif pengisian berkisar antara Rp 1.650 hingga Rp 2.450 per Kwh. Harga ini bila nanti diterapkan akan termurah di dunia karena saat ini China masih tarif termurah karena hanya Rp 1.485 sampai Rp 5.643 per Kwh.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Rida Mulyana, mengatakan harga tersebut akan berlu pada setiap Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ketika masyarakat mulai mengisi.

"Harga saat ini di Indonesa Rp 1.650 sampai Rp 2.450 per Kwh, mahal atau murah kita benchmarking dengan harga di luar negeri saja," kata Rida dalam diskusi Kendaraan Listrik Sebagai Solusi Pengurangan Polusi Udara dan Penggunaan BBM di Jakarta, Jumat (23/8/2019) lalu seperti dilansir Kompas.Com.

Rida membandingkan Indonesai dengan China yang memiliki tarif pengisian daya kendaraan listrik sebesar Rp 1.485 sampai Rp 5.643 per Kwh.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved