Pengedar Buang Sabu ke Kloset, Petugas BNN Bongkar Septic Tank; Ini Bukti yang Ditemukan

Bahkan, salah pelaku, Budi, merupakan seorang residivis kasus yang sama, dan belum lama bebas dari tahanan.

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Pelaku peredaran narkoba di Samarinda diamankan BNNP Kaltim, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kendati aparat penegak hukum sudah sering melakukan penindakan, namun peredaran narkoba tetap terjadi di Kota Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Belum lama ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim dan BNNK Samarinda melakukan penggrebekan disalah satu rumah warga yang terletak di Jalan P Suryanata, Komplek Islamic Center, RT 29, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Petugas harus dibuat ekstra bekerja keras.

Pasalnya pelaku telah membentengi rumah tersebut dengan memasang teralis di pintu depan rumah, serta memasang kamera CCTV di luar rumah, guna memantau pergerakan aparat.

"Kamera CCTV diletakkan di bawah mesin AC, jadi dari jauh tidak kelihatan kalau ada CCTV," ucap Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon, Senin (26/8/2019).

Tidak kehabisan akal, petugas lantas mendobrak pintu belakang dan mendapatkan dua orang di dalamnya.

Keduanya akhirnya ditetapkan sebagai pelaku, yakni Faisal Azhar alias Ipay (32) dan Budiono alias Budi (32).

Setelah dilakukan penggeledahan, hanya ditemukan 1 poket pada Budi.

Ternyata, sesaat sebelum petugas masuk ke rumah, keduanya sempat memasukan sejumlah poket sabu ke plastik klip lalu dibuang ke kloset.

Tidak ingin membiarkan barang bukti sabu hilang begitu saja karena telah masuk ke saluran pembuangan kotoran, petugas lantas membongkar septic tank dan memungut kembali sejumlah poketan sabu.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved