Ibu Kota Baru

Rektor UBT Sebut Ibu Kota Negara RI di Kaltim, Pendidikan & Infrastruktur di Kalimantan akan Membaik

Secara khusus, dampak positif bagi Kalimantan terhadap pemindahan Ibu Kota Negara ini akan lebih terlihat.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Banyak pihak telah memprediksi Ibu Kota Negara Repubik Indonesia bakal ditetapkan berpindah ke Kalimantan Timur.

Salah satunya akademisi, sekaligus Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof Adri Patton.

Kepada Tribunkaltim.co, Adri Patton mengakui Kalimantan Timur memang layak dari berbagai sisi, mulai dari geografis, infrastruktur pendukung, serta relatif aman dari potensi bencana alam.

Nah, Adri Patton awalnya memprediksikan lokasi ibu kota negara itu di Samboja, perbatasan Balikpapan-Kutai Kartanegara.

Tetapi Pak Presiden telah memutuskan hari ini, Kalimantan Timur yang keluar jadi pilihan lokasi Ibu Kota Negara RI yang baru.

Di mana pun itu di Pulau Kalimantan, tentu akan memberi multiplier effect bagi Kalimantan dan Indonesia secara umum," sebut Adri Patton kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon selulernya, Senin (26/8/2019) petang.

Secara khusus, dampak positif bagi Kalimantan terhadap pemindahan Ibu Kota Negara ini akan lebih terlihat.

Pembangunan wilayah-wilayah perbatasan sebut Adri Patton akan lebih intensif.

Perbatasan Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat sepanjang 2019 kilometer itu akan lebih baik.

Desa-desa dan kecamatan-kecamatan perbatasan juga akan lebih baik.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved