Ibu Kota Negara

Ibu Kota Negara di Kaltim, Bupati Abdul Gafur Mas'ud: Bisa Majukan Indonesia Tengah dan Timur

Pemindahan IKN di Kalimantan, sebuah perwujudan Sila Ke 5 Pancasila, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dipilihnya Kalimantan Timur yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai lokasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN),

secara perlahan tapi pasti akan berdampak pada kemajuan Indonesia Timur secara signifikan dan meluas.

Hal ini disampaikan Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud pada Senin, (26/8/2019).

Pemindahan IKN di Kalimantan, menurutnya sebuah perwujudan Sila Ke 5 Pancasila, yakni Keadilan Sosial  Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Ketika Ibu kota pindah, saya yakin 100 persen Indonesia Timur dan Tengah akan terbangun," tegasnya.

Menurut AGM, yang dilantik pada September 2018 lalu itu, warga Indonesia Timur dan Tengah yang sebagian besar hidup di pesisir laut, yakni Sulawesi, Kalimantan, Maluku hingga Papua.

Mereka yang akan merasakan dampak dari pemindahan IKN di Indonesia bagian tengah tersebut.

"Kami merasa dianaktirikan. Namun dengan pemindahan ibu kota ini, saya begitu yakin pembangunan akan melesat," tuturnya.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan, dan betul-betul mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan lebih sejahtera," pungkasnya. 

PPU-Kukar Jadi Ibu Kota Negara

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved