Kegiatan Investasi di Kaltara 2019 sudah Serap 3.135 Tenaga Kerja

Semester I-2019 Kalimantan Utara berhasil membukukan realisasi investasi senilai Rp 3,5 triliun.

Kegiatan Investasi di Kaltara 2019 sudah Serap 3.135 Tenaga Kerja
Tribunkaltim.Co/Muhammad Arfan
Suasana di Satpas Pelayanan DPM PTSP Kaltara belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Semester I-2019 Kalimantan Utara berhasil membukukan realisasi investasi senilai Rp 3,5 triliun.

Capaian itu merupakan akumulasi realisasi investasi triwulan I dan triwulan II tahun 2019 yang masing-masing senilai Rp 1,7 triliun.

Komposisi realisasi investasi sebagian besar dari Penanaman modal dalam negeri (PMDN), sebesar Rp 2,6 triliun. Sedang penanaman modal asing (PMA) baru mencapai Rp 839 miliar.

Penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp 839 miliar. Ditambah penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebanyak Rp 2,6 triliun.

Badan Koordinasi Penanaman Modal RI menargetkan tahun ini realisasi investasi di Kalimantan Utara mencapai Rp 9,1 triliun.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, kenaikan realisasi investasi ini ikut memberi serapan kerja baru bagi masyarakat di Kalimantan Utara khususnya.

Jumlah tenaga kerja yang sudah terserap dari kegiatan investasi PMDN selama tahun 2019 sebanyak 2.599 orang. Sedangkan dari investasi PMA telah terserap sebanyak 563 orang.

“Realisasi investasi ini terus mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara.

Dengan investasi juga kita harapkan angka pengangguran makin turun,” sebut Irianto dalam keterangan resminya, Selasa (27/8/2019).

Sektor primer atau pemanfaatan sumber daya alam seperti pertanian, kehutanan, pertambangan, perkebunan, perikanan menyumbangkan masih menjadi penyumbang nilai investasi tertinggi.

“Setelah itu baru kemudian disusul sektor tersier (jasa) dan sektor sekunder (industri). Dua sektor ini juga prospeknya ke depan makin baik seiring rencana-rencana pembangunan yang berproses sekarang ini,” ujarnya.

Irianto mengungkapkan, peningkatan realisasi investasi di Kalimantan Utara terus didukung dengan peningkatan layanan perizinan yang efektif dan efisien.

“Seperti yang terus ditekankan Pak Presiden, bahwa pengurusan perizinan jangan dipersulit, harus cepat dan efisien,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Pemprov-DPRD Kaltara Setujui 15 Raperda, Ini Daftar Peraturan Daerah Tersebut

Lewat Job Fair 2019, Tercatat 2.130 Pencari Kerja, Kadisnakertrans Kaltara: Jadi Bahan Evaluasi Kami

Jelang Pilgub, KPU Kaltara Tampung Masukan soal Fasilitasi Kampanye

Pilkada Kaltara, Deadline Penandatanganan NPHD Paling Lambat 1 Oktober 2019

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Sebut Ibu Kota Negara RI di Kalimantan Timur Turunkan Kesenjangan

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved