PSI Tawarkan Pengganti Pin Emas DPR DPRD Seluruh Indonesia, Harga Rp 50 Ribu dan Disumbangkan Lagi

pin emas yang dianggap sebagai lambang kenegaraan dari bahan emas adalah bentuk pemborosan dan inefisiensi anggaran.

PSI Tawarkan Pengganti Pin Emas DPR DPRD Seluruh Indonesia, Harga Rp 50 Ribu dan Disumbangkan Lagi
PSI.id
Partai Solidaritas Indonesia atau PSI menggelar diskusi bertajuk “Pemindahan Ibu Kota Negara: Peluang Tantangan” di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (19/08/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI kali ini membuka gerakan untuk mengembalikan PIN emas bagi seluruh wakil rakyat yang ada di seluruh Indonesia. 

Imbauan PSI ini ialah setiap anggota DPR dan DPRD yang mendapat pin emas untuk mengembalikannya dan diganti dengan pin yang berbahan dari kuningan, bernilai lebih rendah. 

Nah, PSI ini membuka penerimaan pesanan pin dari bahan kuningan yang bisa dipakai para personel DPR dan DPRD diseluruh Indonesia. 

Menyadur dari PSI.id, Partai Solidaritas Indonesia menggalang gerakan dan mengimbau agar seluruh anggota DPR dan DPRD mengembalikan pin emas dan diganti dengan pin dengan bahan yang lebih murah.

Bagi anggota DPR RI dan DPRD yang ingin mendapatlan pin dengan bahan kuningan bisa menghubungi Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia dengan harga Rp 50.000,- per buah.

Bagi yang membutuhkan bisa mengirimkan contoh pin di daerah masing-masing ke email sekretariat@psi.id atau menghubungi Saudara Iman melalui telepon dan WhatsApp di nomor 0821-1437-9688 .

Dana pemesanan akan dikumpulkan dan disumbangkan ke kelompok masyarakat yang lebih membutuhkan.

Di kesempatan yang sama, Rian Ernest Tanudjaja, Koordinator Gerakan Ganti pin emas, menyatakan, pin emas yang dianggap sebagai lambang kenegaraan dari bahan emas.

Hal ini dianggarkan untuk beberapa Anggota DPRD Kabupaten Kota dan Provinsi adalah bentuk pemborosan dan inefisiensi anggaran.

"Pengadaan pin emas ini jelas tidak memiliki pijakan argumentasi yang jelas dalam berbagai aspek," katanya di Jakarta

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved