PON Papua 2020

Cabor Potensi Kalimantan Timur di PON Papua 2020 Rawan Dicoret, Kini Sedang Lobi-lobi Pengurus Pusat

Saat ini tengah berlangsung diskusi di Jakarta untuk membahas kebijakan pencoretan 10 cabor dari PON Papua 2020.

Cabor Potensi Kalimantan Timur di PON Papua 2020 Rawan Dicoret, Kini Sedang Lobi-lobi Pengurus Pusat
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pegulat Kaltim saat berlatih di gedung gulat di jalan Jakarta, Loa Bakung, Samarinda. Sebagai salah satu cabor andalan Kaltim di setiap event nasional, gulat berharap dapat menggelar try-out ke Vietnam sebelum PON Papua 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 10 cabang olahraga (cabor) akan dicoret dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 di Papua nanti dari total 47 cabor menjadi 37 cabor.

Hal tersebut usai rapat bersama Presiden Joko Widodo, Menpora, dan ketua panitia PB PON Papua pada 26 Agustus 2019 lalu.

Beberapa cabor yang berpotensi untuk dicoret antara lain, bermotor, bridge, catur, cricket, dansa, gateball, pentanque, selam, ski air, dan woodball.

Meski belum diumumkan ke-10 cabor tersebut, sudah banyak cabor yang cukup was-was, pasalnya yang akan dicoret adalah yang tidak termasuk dalam olahraga olimpiade.

Dari daftar potensi cabor yang akan dicoret, beberapa diantaranya adalah cabor unggulan Kaltim seperti catur, cricket, dan dansa yang prestasinya cukup banyak baik tingkat nasional maupun internasional.

Dikonfirmasi kepada sekertaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim, Budhi Iriawan, Kamis (29/8/2019) mengatakan saat pihak PCI pusat tengah berkomunikasi dengan Kemenpora, KONI pusat, dan PB PON untuk menentukan nasib cabor criket.

"Jadi ketua umum PCI Pusat masih melakukan lobi-lobi ke Kemenpora, KONI Pusat, PB PON," ungkapnya.

Tambahnya, saat ini tengah berlangsung diskusi di Jakarta untuk membahas kebijakan pencoretan 10 cabor dari PON Papua 2020. Dalam diskusi itu, berkembang sebuah rekomendasi agar ke-10 cabir tersebut diselenggarakan di tempat lain, tidak di Papua.

"Iya sejak kemarin sampai hari ini KONI Pusat ada acara workshop di hotel Borobudur, Jakarta. Juga untuk menyikapi hal itu. Dan berkembang untuk 10 cabor yang dikurangi bisa diselenggarakan di Provinsi lain," jelasnya.

"Nah hari ini tim dari KONI Pusat akan ada pertemuan dengan Kemenpora dan Kemenko PMK. Semoga usul-usulan dari workshop dapat disampaikan ke Presiden dan diselenggarakan sesuai rencana 47 cabor," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved