Dorong Pertumbuhan Sepeda Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Banyak Insentif

Pemerintah Pusat terus menjanjikan insentif untuk kendaraan listrik baik mobil maupun sepeda motor

Dorong Pertumbuhan Sepeda Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Banyak Insentif
Grid.id
Persembahan otomotif motor listrik, Viar New Q1. 

TRIBUNKALTIM.CO-Pemerintah Pusat terus menjanjikan insentif untuk kendaraan listrik baik mobil maupun sepeda motor. Hal ini dilakukan dilakukan agar produsen otomotif bisa berlomba-lomba untuk memproduksi kendaraan listrik. 

Selama ini, Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk menekan polusi udara dengan cara mendorong juga angkutan umum untuk menggunakan kendaraan listrik. 

Hal ini, Kementerian Perhubungan juga akan mendorong pertumbuhan sepeda motor listrik.

"Selain angkutan massal, kita juga dorong sepeda motor listrik. Hal ini karena dari ulasan beberapa media penyumbang polusi udara terbesar di Jakarta juga berasal dari pengguna sepeda motor.

Karena itu nanti akan ada yang namanya insentif," ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, di Jakarta, Rabu (28/8/2019) seperti dilansir Kompas.Com.

Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018)
Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018) (KOMPAS.com/IHSANUDDIN)

Menurut Budi, pemerintah nantinya akan memberikan insentif berupa fiskal dan non-fiskal. Untuk kebijakan non-fiskal, nantinya akan diberikan sebagian besar oleh kewenangan pemerintah daerah seperti gubernur.

Bentuknya bisa berupa jalan khusus, tarif parkir kendaraan, dan lain-lain. Sedangkan untuk fiskal berasal dari pajak yang bisa menurunkan harga dari produk motor listrik tersebut.

Sementara itu, Direktur Sarana Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah, menjelaskan insentif pemilik atau pengendara motor atau mobil listrik sebenarnya bisa dalam bentuk apapun.

Tidak semuanya harus dalam bentuk materi. "Bila biasanya di pusat perbelanjaan ada parkir khusus untuk wanita, diberikan juga parkir khusus mobil dan motor listrik,

begitu juga di tempat-tempat umum lainnya seperti terminal atau stasiun kereta api. Jadi walaupun tetap bayar tapi mereka dapat tempat khusus yang strategis," ujar Sigit.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved