Ibu Kota Baru

Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur Dikepung Izin Tambang Batu Bara

Eddy mengatakan, kawasan yang mengelilingi kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto adalah kawasan yang dipenuhi izin.

Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur Dikepung Izin Tambang Batu Bara
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
PERTAMBANGAN - Sejumlah kapal tongkang ditarik tug boat mengnangkut batu bara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (15/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tak sedikit izin pertambangan batu bara dan kehutanan beroperasi di wilayah Samboja, Kutai Kertanegara dan Sepak, Penajam Paser Utara (PPU).

Dua wilayah yang ditetapkan sebagai ibu kota negara.

Rata-rata izin tersebut masih aktif dan kini masih beroperasi.

Hal itu disampaikan Plh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur H Eddy Gunawan, Selasa (27/8/2019).

Eddy mengatakan, kawasan yang mengelilingi kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto adalah kawasan yang dipenuhi izin.

“Iya rata-rata di izin pertambangan dan perkebunan,” katanya.

Data peta DPMPTSP Kaltim menunjukkan, ada 68 izin tambang batu bara yang mengitari kawasan Bukit Soeharto.

Bahkan, 10 izin di antaranya menjorok hingga ke Kawasan Hutan Konservasi Bukit Soeharto. Selain batu bara, sektor perkebunan ada 10 izin.

Luasan konsesi izin tambang dan perkebunan ini mengelilingi hutan Bukit Soeharto.

“Kebun sawit juga ada izinnya tapi yang lebih dominan statusnya dimiliki plasma masyarakat. Lebih banyak HTI," kata Eddy. Meski begitu, kini pihaknya tak lagi mengeluarkan izin baru sebagaimana perintah Pergub Nomor 1/2018 tentang Moratorium Izin Tambang Batu Bara.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved