Cerita Lengkap Kisah KKN di Desa Penari yang Viral serta Dugaan Dimana Lokasi Kejadian

Di media sosial Twitter viral cerita horor Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penari. Saking viralnya, tagar #kkndidesapenari pun trending

Cerita Lengkap Kisah KKN di Desa Penari yang Viral serta Dugaan Dimana Lokasi Kejadian
Twitter/ @SimpleM81378523
KKN di Desa Penari 

Legenda yang beredar di masyarakat Banyuwangi, nama gumitir berasal dari kisah Damar Wulan.

Baca: Pemilik Akun Klarifikasi Cerita KKN di Desa Penari: Ada 14 Mahasiswa dan Dosen yang Terlibat

Setelah Damar Wulan berhasil membunuh dan memenggal kepala Menak Jinggo, ia bertemu Layang Seta dan Layang Kumitir, putra kembar patih Logender, di tengah jalan. Keduanya berhasil menipu Damar Wulan dan merampas kepala Menak Jinggo.

Gunung tempat keduanya menipu Damar Wulan akhirnya dikenal dengan nama Gunung Kumitir atau Gunung Gumitir.

Menariknya, pada masa penjajahan Jepang, serdadu Dai Nippon membangun sebuah gua untuk mengawasi jalur kereta api yang melintasi Gunung Gumitir. Gua Jepang tersebut terletak sekitar 100 meter dari Watu Gudang, terbuat dari beton tebal dengan ukuran sekitar 6 m × 8 m.

Alas Dadapan
Masih menurut catatan di wikipedia, wilayah Desa Dadapan didominasi lahan pertanian.

Di dekat perkampungan, bagian barat jalan raya, terdapat gudang-gudang bekas pabrik yang tidak berfungsi menyusul dinonaktifkannya Jalur Kereta Api Kabat-Banyuwangi Lama.

Di wilayah bekas rel ini juga masih terdapat bangunan Stasiun Dadapan yang kini beralih fungsi menjadi rumah warga.

Perkampungan warga Desa Dadapan terletak pada susunan gang-gang kecil yang terhubung satu sama lain. Namun selain itu, terdapat satu jalan yang cukup besar yang digunakan untuk menuju ke Desa Pondoknongko dan Desa Sukojati. Selain itu, di perbatasan menjelang Desa Kedayunan terdapat banyak perumahan dan sebuah rest area bernama Istana Gandrung.

2. Pengarang Cerita, SimpleMan Akhirnya Angkat Bicara

Sosok di balik cerita KKN di Desa Penari, SimpleMan akhirnya angkat bicara.

SimpleMan pertama kali menunjukkan suaranya di saluran YouTube Raditya Dika yang diunggah pada Jumat (30/8/2019).

Suara pria, sosok di balik SimpleMan ini membuka klarifikasi soal viralnya cerita KKN di Desa Penari.

Awalnya, SimpleMan mengaku menyesal dan meminta maaf atas viralnya kisah yang seharusnya disembunyikan.

Pasalnya, orang yang dia jadikan narasumber juga merasa terganggu akan viralnya kisah dia.

Kemudian SimpleMan jelaskan jika tulisannya telah dibuat sedemikian rupa untuk bisa nyaman dibaca.

Ada beberapa pengurangan dan penambahan cerita, namun tidak lepas dari garis merah yang akan diberikan.

"Saya hanya bisa bilang, cepat atau lambat cerita ini akan reda," ujar SimpleMan.

Lebih lanjut, SimpleMan langsung ingin menceritakan kisah KKN di Desa Penari dengan story telling ulang.

"Saya dapat pastikan, cerita ini berdasar dari narasumber tentang pengalaman dia dan teman-temannya yang saya ubah sedemikian rupa agar masuk keenam tokoh yang saya tulis,

Dan saya yakin cerita ini nyata entah orang percaya atau tidak. Saya pikir ini nyata," lanjut SimpleMan.

Beberapa poin, SimpleMan jelaskan ada cerita yang dia ubah ketika Wahyu dan Widya berangkat ke kota.

SimpleMan jelaskan jika bukan Wahyu dan Widya yang mengalami kejadian tersebut melainkan rekan KKN lainnya.

Kemudian SimpleMan jelaskan jika semua cerita yang sebenarnya jika ditulis jauh dari logika.

SimpleMan juga jelaskan soal akhir cerita tentang dua nyawa melayang.

SimpleMan menjelaskan jika itu benar adanya.

Namun, SimpleMan tidak luput untuk kembali meminta maaf jika ada pihak yang tersinggung atas viralnya kisah ini.

"Dimana bumi dipijak, di situ langit dituju. Saya pribadi mohon maaf bila menyinggung cerita ini menimbulkan kehebohan yang awalnya tidak saya sangka sebelumnya. Dan saya sebagai penulis semoga ada hikmah yang bisa diambil dari cerita ini," jelas SimpleMan.

Pada akhirnya SimpleMan ingin netter mengambil pesan dari cerita yang sudah dia angkat.

Di sisi lain, SimpleMan jelaskan bagaimana mendapatkan narasumber pihak kedua, yakni tokoh Nur.

SimpleMan juga jelaskan dia memilih menjadi anonim karena ingin menjaga privasi.

Sementara soal lokasi Rowo Bayu, lokasi yang sering dikait-kaitkan dengan lokasi KKN di Desa Penari, SimpleMan beri jawaban tegas.

"Ini saya mau klarifikasi juga dimana saya melihat banyak sekali komentar dan beberapa orang yang melakukan penjelajahan dan membuat video ke desa penari yang diduga berada di Rowo Bayu. Saya tegaskan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan Rowo Bayu. Jadi untuk temen-temen dimohon kebijaksanaan, ada yang harus saya jaga salah satunya adalah amanat. Semoga klarifikasi saya membuat teman-teman tidak mengkaitkan dengan Rowo Bayu," jelas SimpleMan.

SimpleMan pun akhirnya tanggapi jawaban dari netizen yang menebak-nebak soal lokasi.

SimpleMan pun akhirnya menjawab jika ada tebakan netizen yang menjawab benar, tidak lebih menjelaskan lebih lanjut lagi.

"Dan bila ada pertanyaan apakah ada tebakan yang benar, saya cuman akan menjawab ada," tegas SimpleMan.

3. Kata Pengamat

Psikolog asal Solo, Hening Widyastuti memberi tanggapan soal cerita cerita horor yang kerap diminati masyarakat.

Hening menilai hal tersebut karena adanya rasa sensasional yang didapatkan oleh seseorang ketika menonton film horor.

Dikutip dari Kompas.com pada Kamis (29/8/2019), Hening juga menambahkan bahwa para penggemar cerita horor biasanya adalah orang yang menyukai sensasi tantangan dan memiliki jiwa yang tidak monoton.

Campuran antara emosi dan rasa takut seseorang bisa terjadi saat membaca atau amenonton cerita horor.

"Rasa sensasional yang paling dicari saat film horor ditayangkan, rasa deg-degan bercampur takut yang luar biasa serta keingintahuan yang besar akan apa yang akan terjadi di cerita berikutnya," ucap Hening.

Hening juga menambahkan bahwa cerita horor bisa menjadi salah satu cara bagi seseorang untuk mengatasi stres.

Dengan menonton atau membaca cerita horor, pikiran bisa kembali fresh.

"Biasanya dengan melihat film horor rasa jenuh stres yang dia miliki di alam nyata akan berkurang. Paling tidak mengurangi pikiran yang ruwet. Sehingga dia kembali fresh dengan adanya cerita horor yang menimbulkan deg-degan luar biasa," ujarnya.

Hening kembali menambahkan, membiarkan diri sendiri untuk "me time" dalam membaca maupun menonton cerita horor dapat menjadi cara untuk mengurangi stres.

Namun, Hening juga menyarankan dalam menikmati cerita horor harus dalam batasan yang wajar.

"Apapun yang dilakukan dalam batas kewajaran semuanya baik baik saja," tambahnya.

Simak cerita lengkap KKN di Desa Penari pada link berikut ini.

Versi Widya >>>

Versi Nur >>>

(*)

2 Mahasiswa Disebut Tewas hingga Dugaan Lokasi, Beberapa Hal tentang Kisah Horor KKN di Desa Penari

Video Viral Ospek Mahasiswa, Disuruh Minum Minuman yang Menjijikkan, Hingga Jalan Jongkok

Pasutri Beli Rumah di Film Horor The Conjuring, Sering Mendengar Suara Ketukan dan Pintu Terbuka

Viral Video Murid SD Dipukuli dan Ditendang Temannya, Dicolek Mbah Mijan Kemendikbud Angkat Bicara

Viral Ayah Gendong Jenazah Anaknya, IDI Jelaskan Ambulance yang Boleh Bawa Jenazah dan Tidak

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved