Kibarkan Bintang Kejora, Dua Mahasiswa Papua Jadi Tersangka Makar, Saksi di Asrama Sebut Janggal

Polda Metro Jaya menangkap dua mahasiswa Papua yakni Charles Kossay dan Anes Tabuni, jadi tersangka kasus makar, kibarkan Bendera Bintang Kejora

Kibarkan Bintang Kejora, Dua Mahasiswa Papua Jadi Tersangka Makar, Saksi di Asrama Sebut Janggal
(KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI)
Unjuk Rasa Mahasiswa Papua di Depan Mabes TNI AD, Jakarta Pusat diwarnai Pengibaran Bendera Bintang Kejora, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kibarkan Bintang Kejora, Dua Mahasiswa Papua Jadi Tersangka Makar, Saksi di Asrama Sebut Janggal.

Polda Metro Jaya menangkap dua mahasiswa Papua yakni Charles Kossay dan Anes Tabuni.

Kedua mahasiswa Papua jadi tersangka kasus makar, lantaran diduga mengibarkan Bendera Bintang Kejora saat unjuk rasa di depan Istana Negara beberapa hari lalu.

Dilansir dari Kompas.com, Polda Metro Jaya memindahkan pemeriksaan Charles Kossay dan Anes Tabuni, dua mahasiswa Papua tersangka kasus makar, ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Charles dan Anes dituduh telah mengibarkan bendera bintang kejora di depan Istana Merdeka Jakarta saat aksi unjuk rasa Rabu (28/8) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, pemindahan itu dilatarbelakangi alasan keamanan.

"Proses pemeriksaan dipindahkan ke Mako Brimob,

Kelapa Dua, Depok, dengan pertimbangan keamanan," kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu.

Yumilda, salah satu rekan Charles dan Anes, mengaku kecewa dengan pemindahan itu.

Ia dan puluhan rekan sesama mahasiswa Papua sudah bertahan di Mapolda Metro Jaya beberapa jam selang penangkapan keduanya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved