Kabar Artis
Anjuran Bima Aryo Sebelum Anjingnya Terkam ART Sampai Tewas: Jangan Beli Anjing Kayak Sparta
Anjing milik presenter Bima Aryo baru-baru ini menerkam ART rumah hingga tewas saat sang artis tengah sibuk menggelar pesta pernikahan.
TRIBUNKALTIM.CO - Anjing milik presenter Bima Aryo baru-baru ini menerkam ART rumah hingga tewas saat sang artis tengah sibuk menggelar pesta pernikahan.
Yayan (35), nama ART di rumah Bima Aryo meninggal setelah diserang Sparta, anjing milik sang majikan, ketika hendak memberinya makan.
Saat Yayan diterkam Sparta pada Jumat 30 Agustus 2019 sekitar bakda Magrib, Bima Aryo tak ada di rumah.
Bimo Aryo memang sedang sibuk menggelar rangkaian acara pernikahannya yang berlangsung pada Minggu 1 September 2019.
Ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Bima Aryo belum bisa banyak berkomentar karena masih mencari tahu detail kejadian.
“Sorry banget, aku belum bisa ngomong banyak. Aku soalnya tidak ada di rumah saat kejadian. Baru selesai pernikahan,” kata Bima.
Presenter program petualangan ini akan tetap memberikan klarifikasi terkait kasus yang melibatkan Sparta, anjing peliharannya.
Rincian kronologi Bima pun belum tahu, namun menurutnya kondisi cahaya malam itu minim.
“Nah itu dia kita nggak tahu (apakah benar Sparta yang menyerang), pas kejadian kan gelap. Kita nggak tahu nih."
"Makanya saya juga mau tanya-tanya dulu. Saya baru banget selesai urusan wedding," ungkap Bima.
Ucapan Bima Aryo: Jangan Beli Anjing Kayak Sparta
Sebelum anjing jenis Sparta miliknya terkam ART sampai tewas, Bimo Aryo pernah mengingatkan agar jangan membeli anjing seperti Sparta.
Itu seperti yang terlihat dalam sebuah video berjudul "Jangan Beli Anjing Sparta/ Anubis!!" di channel Youtube miliknya, The Golden Family, 29 November 2018 lalu.
Dalam video itu, Bima Aryo mengingatkan, sebaiknya tidak membeli anjing seperti Sparta karena beberapa alasan.
Satu di antaranya karena sifat sensitifnya, termasuk sifat sensitif terhadap suara.
"Contoh salah satu, gerbang gua buka, bokap gua mobilnya mau masuk, dia (Sparta) umurnya enam bulan. Sparta langsung keluar, bumpernya langsung digigit," ujar Bima Aryo.
Tidak hanya itu, menurut Bima Aryo, anjing seperti Sparta juga termasuk yang tidak suka saat pergi ditinggal jalan.
"Gua ngajakin dia jalan pagi, baru ketinggalan tiga meter, dia kesel dia datang, dia gigit betis gua. Jadi dulu betis gua pada berdarah-darah.
Oleh karena itu, Bima Aryo tidak menyarankan untuk membeli seperti Sparta yang berjenis Belgian.
Sparta Diajak Foto Prewed
Bima Aryo diketahui memang memelihara banyak anjing.
Ia juga cukup dekat dengan Sparta yang melukai ART-nya itu.
Bahkan, Bima Aryo sempat mengajak Sparta ikut serta saat membuat foto prewed bersama istrinya, Rasyena Hikmayudi.
Foto-foto prewed Bima Aryo bersama istri dan Sparta terpajang di akun Instagram keduanya.
Sparta tampak ikut dalam beberapa sesi foto.
Namun meski menyerang orang hingga tewas, Sparta terlihat jinak ketika bersama Bimo Aryo dan istrinya.
Kronologi Kejadian
Yayan diterkam ketika hendak memberi makan anjing tersebut.
Yayan diminta memberi makan oleh TD yang juga tinggal di rumah Bima Aryo.
Setelah pintu kandang dibuka, Sparta langsung memburu Yayan dan menerkamnya.
Ia terluka parah karena gigatan Sparta di leher, payudara dan punggung.
Tak lama sang majikan membawa Yayan ke Rumah Sakit Adhyaksa, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, tapi sudah meninggal.
Lutfi (25), warga sekitar sempat mendengar jeritan Yayan minta tolong pukul 18.30 WIB.
"Pembantunya teriak minta tolong," ungkap Lutfi, "Warga sempat mau melihat ada apa, tapi karena pintu rumah terkunci jadi enggak bisa," kata Lutfi seperti yang dilansir dari Tribunnews.com.
Selain jeritan Yayan, warga juga mendengar Sparta menggeram.
Warga tak dapat berbuat banyak karena pagar rumah TD terkunci dan terdapat fiber di pagar yang menghalangi pandangan mereka.
Sudah Dievakuasi Sudin KPKP Jaktim
Info terbaru, 3 anjing milik Bimo Aryo sudah dievakuasi oleh Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, proses evakuasi yang berlangsung sekira pukul 09.38 WIB dan selesai pukul 09.58 WIB saat anjing dibawa dari kediaman Bimo di Jalan Langgar Kelurahan Cilangkap.
Saat mobil meninggalkan rumah, Bima Aryo sendiri tampak membantu membuka gerbang rumahnya agar mobil Sudin KPKP Jakarta Timur meninggalkan lokasi.
Proses evakuasi sempat jadi tontonan warga sekitar yang meminta seluruh anjing peliharaan keluarga Bima dibawa dari lingkungan RT 04.
Ketua RT 04 Meidi mengatakan ada tiga anjing milik Bima yang dibawa jajaran Sudin KPKP Jakarta Timur untuk dikarantina.
"Ada tiga anjing yang dibawa, dari pihak keluarga sudah menerima. Enggak menolak ketika anjingnya dibawa Sudin KPKP Jakarta Timur," kata Meidi di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (3/9/2019).
Dia bersyukur pihak keluarga Bima Aryo setuju Sudin KPKP Jakarta Timur membawa tiga anjing peliharaan mereka.
(*)