Aulia Berhasil Membunuh Suaminya, Namun Gagal Membakar Mayat, Pembunuh Bayaran Tidak Tega

Setelah diracun, AK bersama tiga tersangka lainnya yakni keponakannya, KV, dan dua pembunuh bayaran, S dan A membekap kedua korban menggunakan kain

(KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA)
Foto keluarga Aulia Kesuma (AK) dan suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23). Foto diambil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sejahat-jahatnya seorang pembunuh, di hati kecilnya ada rasa kasihan kepada korbannya.

Itu terlihat dari pembunuh bayaran yang disewa Aulia untuk menghabisi suami dan anak tirinya.

Pembunuh bayaran itu telah membunuh korbannya namun tidak tega membakar mayatnya.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana (23)

dibunuh dengan cara diracun menggunakan obat tidur jenis Vandres.

Dilansir dari Kompas.com, pembunuhan tersebut direncanakan oleh istri Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili, Aulia Kesuma (AK).

Setelah diracun, AK bersama tiga tersangka lainnya yakni keponakannya, KV, dan dua pembunuh bayaran, S dan A membekap kedua korban menggunakan kain.

Kedua korban dibekap di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah dibekap, kata Suyudi, kedua korban dibakar di rumahnya menggunakan tiga obat nyamuk.

"Perencanaan berikutnya adalah membakar rumah seolah-olah meninggal karena terbakar.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved