Ibu Kota Baru

Derita Warga Calon Ibu Kota Negara di Kalimantan, Habiskan 150 Liter Solar Per Bulan Demi Listrik

Masih banyak warga Penajam Paser Utara, calon ibu kota Negara di Kalimantan Timur. Bupati Abdul Gafur Masud tempuh cara ini untuk warganya.

Derita Warga Calon Ibu Kota Negara di Kalimantan, Habiskan 150 Liter Solar Per Bulan Demi Listrik
TribunKaltim.co / Heriani
Suasana sebelum dan sesudah pemasangan alat listrik tenaga aki dirumah salah satu warga, RT 14 Kelurahan Waru pada Senin (2/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Derita Warga Calon Ibu Kota Negara di Kalimantan, Habiskan 150 Liter Solar Per Bulan Demi Listrik.

Masih banyak warga Penajam Paser Utara, calon ibu kota Negara di Kalimantan Timur. Bupati Abdul Gafur Masud tempuh cara ini untuk warganya.

Sumiati tak kuasa menahanharu, kala rombongan Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud, datang ke rumahnya.

Sumiati paham, kedatangan Abdul Gafur Masud dan jajaran akan mengakhiri gulita di rumahnya yang sudah ditinggali selama belasan tahun.

Sekadar informasi, Sumiati merupakan warga Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Jika tak ada aral melintang, beberapa tahun lagi, Sumiati akan menyandang status sebagai warga ibu kota Negara Indonesia.

Diketahui, Presiden Jokowi sudah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara sebagai lokasi ibu kota baru di Kalimantan.

Kembali ke Sumiati, rumahnya berada di tengah rimba sait milik PT Waru Kaltim Plantation.

Berjarak 12 kilometer dari poros jalan utama.

Selama ini, Sumiati dan suaminya yang bekerja sebagai buruh harian lepas, mengandalkan genset untuk mendapatkan daya listrik.

Halaman
1234
Penulis: Rafan Arif Dwinanto
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved