Penderita Gizi Buruk

Masuk Rumah Sakit Harus Utang Sana-sini, Ditolak Gakin Karena Miliki Rumah dan Motor

Kasmah mengaku sempat mengunjungi rumah duka. Ia prihatin. Tak hanya kondisi ekonomi keluarga korban yang pontang-panting.

Masuk Rumah Sakit Harus Utang Sana-sini, Ditolak Gakin Karena Miliki Rumah dan Motor
tribunkaltim.co/Muhammad Fachri Ramdhani
Foto kenangan alamarhumah Hafizah Kaira Lubra (4), Balita yang diduga mengidap gizi buruk di kota Balikpapan Kalimantan Timur. Sang ibu Sri Nuryati (40) tampak tertunduk saat ditemui Tribunkaltim.co di rumah duka yang terletak di Jalan Sangga Buana Dalam RT 068 Batu Ampar Balikpapan Utara, Minggu (1/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Legislator Balikpapan asal partai Golkar, Hj Kasmah meminta pemerintah pro aktif mendata keluarga miskin.

Sebab masih banyak keluarga miskin yang belum tersentuh perhatian pemerintah di Balikpapan.

Salah satunya keluarga balita yang meninggal lantaran diduga mengidap gizi buruk. Keluarga tersebut tinggal di kawasan Jalan Sangga Buana Dalam, Batu Ampar Balikpapan Utara, daerah pemilihan politisi perempuan tersebut.

Balita Balikpapan Meninggal Dunia, Tatalaksana Gizi Buruk Harus Ada Inisiatif Data Keluarga Miskin

Kasmah mengaku sempat mengunjungi rumah duka. Ia prihatin. Tak hanya kondisi ekonomi keluarga korban yang pontang-panting.

Akses jalan yang rusak dan minim penerangan, cukup menyimpulkan kawasan tempat tinggal korban belum tersentuh tangan pembangunan pemerintah.

"Kurang pembangunan. Di pojokan sekali rumahnya. Saya orang Balikpapan, juga baru ke sana. Kampanye tak sampai ke sana, ternyata masih ada pemukiman. Ini warga butuh bantuan pemerintah, jangan hanya pembangunan ditumpuk di kota," ungkapnya.

Menurutnya, Hafizah (4) balita yang meninggal lantaran diduga mengidap gizi buruk bisa mendapat bantuan pemerintah, melalui program bantuan keluarga miskin (Gakin).

Tak lain untuk membantu pengobatan korban yang sejak lama menderita diare dan infeksi paru-paru.

Balita Penderita Gizi Buruk Meninggal, Dinas Kesehatan Balikpapan Beri Klarifikasi: Itu Komplikasi

Namun belakangan diketahui, keluarga korban tak bisa menerima bantuan khusus gakin lantaran dianggap tak memenuhi persyaratan.

Salah satu alasannya, keluarga tersebut memiliki rumah, kendaraan roda dua dan peralatan elektronik, sehingga dianggap tak masuk kategori gakin. Peluang mendapat bantuan iuran dari pemerintah tertutup.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved