Pengungsi Rohingya di Bangladesh Kemungkinan Dipaksa Tinggal di Pulau Tak Berpenghuni

di Bhasan Char, atau yang oleh penduduk lokal disebut "pulau terapung," pemerintah Bangladesh berencana merelokasi ribuan pengungsi rohingya.

Pengungsi Rohingya di Bangladesh Kemungkinan Dipaksa Tinggal di Pulau Tak Berpenghuni
(Reuters via BBC Indonesia)
Sebagian besar pengungsi Rohingya menuju Banglades melalui jalur darat 

TRIBUNKALTIM.CO-Hari masih pagi, namun mentari belum juga kunjung menerangi awan yang berbaris horizontal di langit. Setiap musim panas hujan deras selalu turun di Bangladesh

Dari kejauhan, sekitar 30 kilometer dari daratan utama, sebuah pulau perlahan mulai terlihat. Cakrawalanya yang rendah diselingi siluet sebuah bangunan berlantai empat.

Sederet kapal barang beringsut menuju kota pelabuhan Chittagong yang ramai, kapal-kapal kecil penangkap ikan berayun di perairan berwarna abu-abu.

Dua puluh tahun lalu, hanya ada air pada titik di Teluk Benggala ini.

Kini, ada sebuah kota kecil di pulau yang berbentuk memanjang ini, cukup luas untuk membangun rumah bagi 100.000 orang.

Pemerintah rencana relokasikan Rohingya

Di sinilah, di Bhasan Char, atau yang oleh penduduk lokal disebut "pulau terapung," pemerintah Bangladesh berencana merelokasi ribuan pengungsi rohingya.

Kemungkinan bertentangan dengan keinginan mereka, demikian yang DW ketahui.

Tidak ada jurnalis dari negara barat yang diberikan akses masuk ke pulau ini - hingga sekarang.

DW dibawa ke Bashan Char dalam sebuah kunjungan yang telah diatur dengan sangat hati-hati oleh Angkatan Laut Bangladesh, yang bertugas mengawasi jalannya pembangunan konstruksi.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved