Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Belum Teraliri Listrik PLN, Bupati PPU Bagikan 74 Paket Limar Kepada Warga Waru

Program Limar ini merupakan gagasan Bupati Abdul Gafur Mas’ud untuk membantu masyarakat terutama yang belum menikmati listrik PLN.

Belum Teraliri Listrik PLN, Bupati PPU Bagikan 74 Paket Limar Kepada Warga Waru
HUMASKAB PPU
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud menyerahkan 74 paket Listrik Mandiri Rakyat (Limar) kepada warga di Kecamatan Waru, Senin (2/9/2019). Program yang digagas AGM ini ditujukan terutama untuk masyarakat yang selama ini dalam kegelapan karena belum teraliri strom listrik dari PLN. Masyarakat menyambutnya dengan gembira. 

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Wakil Bupati Hamdam, membagikan 74 paket Listrik Mandiri Rakyat (Limar) di Kecamatan Waru, Senin (2/9/2019).

Program Limar ini merupakan gagasan Bupati Abdul Gafur Mas’ud untuk membantu masyarakat terutama yang belum menikmati listrik PLN.

Bupati AGM saat menyerahkan bantuan 74 paket Limar mengucapkan rasa syukur, karena program PPU Bersinar ini sudah semakin meluas dan akan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten PPU, untuk membantu masyarakat yang sampai saat ini masih belum teraliri listrik PLN.

Ia menjelaskan, hal ini juga bagian dari wujud keseriusan pemerintah daerah dalam membawa PPU yang semakin maju, modern dan religius dari berbagai aspek, baik pada bagian pemerintahan, pelaksanaan program maupun kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulilah Listrik Mandiri Rakyat (Limar) ini bisa menjadi gerbong perubahan yang efektif untuk membawa sentuhan pembangunan yang lebih adil dan merata, menjangkau daerah pelosok dalam keterbatasan aliran listrik,” katanya.

Hadirnya energi dalam Program PPU Bersinar melalui Limar ini, diharapkan masyarakat bisa menambah jam produktif, sehingga jam kegiatan belajar mengajar pada malam hari, yang sebelumnya terkendala masalah penerangan karena hanya menggunakan bantuan lampu tradisional maupun mesin genset, yang memerlukan bahan bakar yang cukup mahal.

AGM menambahkan, gerakan Limar dalam Program PPU Bersinar ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam membangun kolaborasi yang praktis dan aplikatif bersama elemen masyarakat.

Sehingga kata AGM, pemerintah dan swasta bekerjasama dalam meningkatkan akses penyebaran dan pemerataan pembangunan, sehingga masyarakat pelosok bisa langsung menerima manfaat secara cepat dan tepat, tanpa dibatasi anggaran dan sumber daya yang dimiliki negara (PLN) dalam mensuplai energi dan menjangkau wilayah pelosok.

Ia juga menjelaskan Limar tidak saja membantu masyarkat dalam penerangan tetapi ada nilai edukasi sosial, seperti pemberdayaan dengan gerakan kemandirian energi masyarakat yang dilakukan melalui berbagai kegiatan yang bersifat kolaboratif dan membangun rasa kepekaan sosial tinggi sesame, seperti pengembangan Limar ini yang melibatkan para pelajar SMK di PPU.

“Limar hadir untuk memberdayakan masyarakat yang “tidak berdaya”, karena keterbatasan jangkauan pembangunan dengan pemberian wawasan dan skill praktis dalam bentuk:Training of Trainer (ToT) pada para siswa baik dalam merakit hingga proses instalasi di lapangan, termasuk pelatihan bagi masyarakat pelosok untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak,” katanya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved