Bisa Kena Sanksi, Kepala Dinas Tak Boleh Rekrut Tenaga Honorer, Irianto Lambrie: Ini Aturan Pusat

Pemprov Kalimantan Utara berkomitmen tidak akan lagi merekrut tenaga-tenaga honorer di lingkungan kerjanya.

Bisa Kena Sanksi, Kepala Dinas Tak Boleh Rekrut Tenaga Honorer, Irianto Lambrie: Ini Aturan Pusat
TRIBUN KALTIM/ M ARFAN
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie 

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Sentil DPRD Jangan Lambat Bahas Anggaran Bisa Rugikan Rakyat

"Sekali lagi saya tegaskan, tidak boleh ada penambahan. Bahkan akan kita kurangi. Kalau ada penambahan, sanksinya berat.

Bisa penghentian dalam jabatan, bisa diberhentikan jadi pegawai juga, kepala dinasnya," ujarnya.

Terhadap tenaga honorer saat ini, akan dievaluasi menyeluruh. Tenaga-tenaga honorer yang berkompeten dan berdedikasi cukup baik kata Irianto tetap dipertahankan.

"Kalau suka malas, tentu dievaluasi. Yang rajin tetap kita pertahankan," sebutnya.

Pihaknya juga berharap instrumen hukum Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) segera bisa dilaksanakan.

Yang mana dengan PP tersebut peluang honorer untuk setara dengan ASN menjadi terbuka melalui sistem seleksi, walau pengangkatannya dengan sistem perjanjian kerja.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Dukung Digitalisasi Nunukan, Menjahit Indonesia dari Perbatasan

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Sebut Ibu Kota Negara RI di Kalimantan Timur Turunkan Kesenjangan

Gaji Guru Honorer di Lokasi Ibu Kota Baru Ini Naik September, Berkali Lipat Dibanding Daerah Lain

Sementara itu diberitakan sebelumnya, gaji untuk tenaga pendidik (guru) honorer dan tenaga kependidikan atau tenaga tata usaha di sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan naik mulai September 2019.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) telah mengalokasikan dana pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 untuk mengakomodasi kenaikan gaji tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved