Fakta Murid Makan Roti Campur Garam di India Masih juga Ditutup-tutupi, Jurnalis Malah Dipolisikan

"Sangat mengejutkan alih-alih membenahi apa yang jadi kekurangan, mereka malah mengkriminalisasi jurnalis," ujar editor Guild of India

Fakta Murid Makan Roti Campur Garam di India Masih juga Ditutup-tutupi, Jurnalis Malah Dipolisikan
(Screengrab from YouTube)
Rekaman gambar video memperlihatkan para murid SD di Uttar Pradesh, India, makan roti bercampur garam saat makan siang. Jurnalis yang merekamnya kemudian dilaporkan ke polisi sehingga mendapat reaksi keras. 

TRIBUNKALTIM.CO, NEW DELHI - Upaya menutupi kekurangan oleh pemerintah masih saja terjadi di Uttar Pradesh India.

Fakta yang terungkap begitu jelas masih juga ditutup-tutupi.

Bukannya membenahi kekurangan itu, pemerintah malah balik mengkriminalisasi wartawan.

Dilansir dari Kompas.com, seorang jurnalis di India dilaporkan ke polisi setelah merekam fakta menyedihkan,

murid sekolah hanya makan roti campur garam sebagai makan siang.

Pawan Jaiswal menjadi perbincangan setelah merekam murid SD miskin di Uttar Pradesh yang hanya diberi makan siang roti campur garam alih-alih kuliner sehat.

Laporan itu kemudian memantik kritikan kepada pemerintah setempat yang dikuasai oleh partai Perdana Menteri India Narendra Modi, Bharatiya Janata Party (BJP).

Petugas pendidikan Mirzapur Prem Shankar Ram di kantor polisi Ahraura melayangkan laporan tak hanya kepada Pawan Jaiswal.

Namun juga kepala desa Rajkumar Pal. Ram menuduh Pal sengaja menghubungi Jaiswal supaya memberitakannya.

Sebab, Pal mengetahui hanya roti yang bisa dihidangkan.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved