Ibu Kota Baru

Jokowi Persilakan Masyarakat Umum Beli Lahan di Ibu Kota Baru, Ini Perkiraan Harga dan Ketentuannya

Ibu kota baru di Kaltim bukan hanya untuk gedung kementerian serta lembaga saja. Pemerintah juga menyiapkan lahan untuk permukiman masyarakat umum.

Jokowi Persilakan Masyarakat Umum Beli Lahan di Ibu Kota Baru, Ini Perkiraan Harga dan Ketentuannya
(Foto: OJI/Humas)
Presiden Jokowi didampingi Mensesneg menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan di Papua, di Istana Bogor, Jabar, Kamis (22/8/2019) petang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ibu kota baru Indonesia di Provinsi Kalimantan Timur, bukan hanya untuk gedung kementerian serta lembaga saja.

Pemerintah juga menyiapkan lahan untuk permukiman masyarakat umum.

Presiden Joko Widodo mengatakan, lahan yang disediakan untuk dijual ke masyarakat umum seluas 30.000 hektare dari total lahan yang dipatok untuk ibu kota, yakni 180.000 hektare.

Presiden sekaligus memastikan, harga jual lahan akan dibuat terjangkau.

"Misalnya kita jual Rp 2 juta per meter saja harganya, kita sudah bisa dapat Rp 600 triliun," ujar Jokowi saat berbincang dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Angka tersebut, lanjut Jokowi, tentu sudah dapat menutupi kebutuhan anggaran pembangunan ibu kota baru sebesar Rp 466 triliun.

Bahkan, apabila rencana ini terlaksana, sumber pembiayaan melalui APBN boleh jadi tidak diperlukan lagi.

Soal Nama Ibu Kota Baru, Pemerintah akan Bikin Sayembara

Amien Rais Minta Pemindahan Ibu Kota Dibatalkan, Sebut tak ada Manfaatnya.

Lokasi Ibu Kota Baru RI di Penajam Paser Utara Ada 6 Cagar Budaya, Dari Meriam Sampai Alat Musik

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved