Kafilah Kaltim Selalu Posisi Papan Bawah di MTQ Nasional, Ismail Ingatkan Pembinaan Harus Konsisten

Melalui momentum Tahun Baru 1441 Hijriah, hendaknya semua pihak melakukan perubahan, terutama dalam hal pembinaan dan pengembangan semua cabang lomba

Kafilah Kaltim Selalu Posisi Papan Bawah di MTQ Nasional, Ismail Ingatkan Pembinaan Harus Konsisten
TRIBUN KALTIM/ SARASANI
Para qori dan qoriah kabupaten/kota se-Kaltim pemenang lomba di malam penutupan MTQ Ke-41 Kaltim, Selasa (3/9/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Kafilah Kaltim Selalu Posisi Papan Bawah di MTQ Nasional, Ismail Ingatkan Pembinaan Harus Konsisten

Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-41 Kaltim telah berakhir.

Sejumlah arena lomba MTQ yang semula ramai oleh suara merdu qori-qoriah yang mengumandangkan ayat-ayat suci Al Quran, sekarang suara yang mengelus kalbu itu tak ada lagi.

Ya, dibandingkan dengan musabaqah (pertandingan) lain, MTQ menurut Anggota Dewan Hakim MTQ Ke-41 Kaltim Ismail sekaligus Guru Fikih MAN IC Paser, Rabu (4/9/2019), bersifat sakral dan suci karena yang diperlombakan Kalamullah (perkataan Allah), pedoman dan pelita hidup umat manusia.

“Jika Al Quran benar-benar dihayati, maka tak sepantasnya bagi yang belum juara merasa bersedih hati, apalagi sampai patah hati atau putus asa.

Seperti ayat 8 surah Yunus; Katakanlah. Dengan karunia Allah dan rahmatNya (Al-quran), hendak lah dengan itu mereka bergembira. Karena karunia dan Al Quran itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan,” kata Ismail.

Apalagi MTQ Ke-41 Kaltim diselenggarakan di ujung tahun 1440 Hijriah dan awal tahun 1441 Hijriah.

BACA JUGA

Kutai Kartanegara Juara Umum MTQ ke 41 Kaltim, Bontang Tuan Rumah MTQ Berikutnya

3 September Dewan Hakim Bersidang Tentukan Pemenang MTQ ke 41 Kalimantan Timur, Ini Prediksinya

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved