Berita Pemprov Kalimantan Utara

Siapkan Tenaga Berdaya Saing, Gubernur Luncurkan Kartu Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikasi

Sebanyak 200 tenaga kerja bidang konstruksi menerima Kartu Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikasi.

Siapkan Tenaga Berdaya Saing, Gubernur Luncurkan Kartu Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikasi
HUMASPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meninjau perangkat pelatihan di Mobile Training Unit di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (3/9/2019). 

TARAKAN – Sebanyak 200 tenaga kerja bidang konstruksi menerima Kartu Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikasi.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie bersamaan dengan launching atau peluncuran kartu elektronik tersebut di Kampus Universitas Borneo Tarakan, Selasa (3/9/2019).

Selain kartu tenaga kerja konstruksi, dalam kesempatan sama, Gubernur juga menyerahkan secara simbolis Sertifikat Keahlian dan Sertifikat Ketrampilan (SKA/SKT) kepada para tenaga kerja di Provinsi Kaltara sudah lulus uji sertifikasi.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan, sertifikasi terhadap tenaga kerja penting dilakukan. Karena sertifikasi menunjukkan jika profesi atau bidang kerja yang dilakukan itu layak, atau memang berkompeten di bidangnya.

“Dan untuk mendapatkan sertifikasi juga tidak mudah. Perlu dilakukan ujian. Tujuannya agar yang mendapatkan sertifikasi, adalah yang benar-benar yang memiliki keahlian,” ujar Irianto.

Meski ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga akan memfasilitasi ujian sertifikasi untuk bidang-bidang keahlian lain, saat ini, kata Irianto, yang lebih diprioritaskan terlebih dahulu adalah sertifikasi untuk para tenaga kerja bidang konstruksi. Hal demikian dikarenakan, tenaga kerja bidang konstruksi, adalah merupakan tenaga kerja yang paling banyak dibutuhkan. Kegiatan konstruksi sampai kapan pun akan ada.

Dibeberkan Gubernur, Kaltara punya rencana membangun beberapa proyek besar. Di antaranya ada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan, kemudian Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, juga pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor.

Semua kegiatan pembangunan tersebut, lanjutnya, sudah akan membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu orang. Utamanya tenaga kerja di bidang konstruksi. Sehingga peluang atau kesempatan kerja di bidang ini sangat banyak, dan perlu dipersiapkan.

Di era globalisasi sekarang, kata Irianto, persaingan akan semakin terbuka. Tidak hanya dari dalam negeri, tapi tidak bisa kita pungkiri tenaga kerja dari luar negeri pun bisa masuk. Untuk itu lah, mau tidak mau, tenaga kerja lokal harus siap.

Salah satunya dengan menyiapkan tenaga kerja yang berkompenten, yang dibuktikan dengan sertifikasi seperti yang dibagikan dalam acara kemarin.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved