Liga Indonesia

Ulah Aremania, Bikin Arema FC Rugi Setengah Miliar Rupiah Bayar Sanksi ke Komdis PSSI

Gara-gara ulah Aremania, Klub Arema FC harus rugi setengah miliar rupiah bayar sanksi ke komisi disiplin PSSI di putaran pertama Liga 1 2019

Ulah Aremania, Bikin Arema FC Rugi Setengah Miliar Rupiah Bayar Sanksi ke Komdis PSSI
Surya / Hayu Yudha Prabowo
Aremania 

Denda kedua senilai Rp 50 juta karena Aremania menyalakan flare saat Arema FC melawan Persela Lamongan pekan ketiga.

Ketiga saat Arema FC melawan PS Tira Persikabo, Sabtu (29/6/2019).

Sesuai surat keputusan nomor 027/L1/SK/KD-PSSI/VII/2019 terkait tingkah laku buruk suporter, Arema FC mendapat sanksi senilai Rp 150 juta.

Denda keempat senilai Rp 75 juta karena suporter menyalakan flare saat melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/7/2019).

Sementara denda kelima berdasarkan surat bernomor 075/L1/SK/KD-PSSI/VIII/2019 berisi hukuman denda sebesar Rp 150 juta karena tingkah laku buruk suporter saat menjamu Persebaya Surabaya, Kamis (15/8/2019).

"Sebenarnya soal ini selalu saya sampaikan pada Aremania, setiap perilaku dan perbuatan suporter yang merugikan klub selalu kami sayangkan, bahkan soal ini saya kembalikan pada Aremania. Saya juga perlu masukan untuk menanggulangi hal ini, apakah kami harus memberlakukan hukum adat?" kata Abdul Haris, Senin (2/9/2019).

DUKUNGAN - Aremania mendukung Arema FC dalam laga lawan Persebaya Surabaya meski berlaga saat hari kerja, 15 Agustus
DUKUNGAN - Aremania mendukung Arema FC dalam laga lawan Persebaya Surabaya meski berlaga saat hari kerja, 15 Agustus (suryamalang.com / Hayu Yudha Prabowo)

Soal flare nampaknya panpel Arema FC sudah kehabisan cara agar hal tersebut tak terulang, sebab sejak awal kompetisi panpel telah mengingatkan agar tak membawa flare dan sejenisnya ketika ke stadion, namun pelanggaran yang didapat Arema kebanyakan dari flare masih terus terjadi.

"Flare ini justru pengeluaran yang sia-sia sebetulnya, karena secara tidak langsung pengeluaran finansial manajemen terkuras hanya karena hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

"Hanya karena emosional yang tidak bisa dikendalikan klub harus dapat denda, kami sayangkan. Seharunya kan Aremania ingin tim ini juara, tolonglah kami dibantu. Manajemen ini tidak bisa berdiri sendiri, harus juga ada dukungan dari suporter," jelasnya.

(*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved