Rencana Anies Akomodasi PKL di Trotoar

Anies Baswedan Mengacu Permen, Koalisi Pejalan Kaki Ikut UU, Mana yang Harus Dituruti Warga?

Jadi kita enggak alergi melihat teman-teman PKL berusaha, tapi kita juga harus mengajarkan mereka di mana tempat yang tidak melanggar hukum

Anies Baswedan Mengacu Permen, Koalisi Pejalan Kaki Ikut UU, Mana yang Harus Dituruti Warga?
(KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)
Selasa (28/5/2019) atau H-7 Lebaran, PKL di trotoar Jalan Jatibaru di bawah Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat tampak berjejalan dan dikerubungi oleh pembeli yang tak kalah banyak jumlahnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Koalisi Pejalan Kaki (KoPK) mempertanyakan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta mengakomodasi para pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar yang telah direvitalisasi.

Ketua KoPK Alfred Sitorus mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa selama ini

penggunaan trotoar mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

pasal 131 ayat 1 yang berisi hak untuk pejalan kaki di trotoar.

"Saya enggak perlu berpikiran yang lain-lain, tapi yang perlu kita bilang bahwa itu bagian dari jalan menurut UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Kalau ditanya orang kan di luar negeri banyak. Iya di luar negeri banyak di kita sudah diatur belum seperti di luar negeri?" ucap Ketua KoPK Alfred Sitorus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/9/2019) malam.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyebutkan bahwa dasar Pemprov DKI Jakarta mengakomodasi PKL

adalah Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Salah satu dasar penerbitan Permen PUPR itu adalah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Namun, menurut Ketua KoPK Alfred Sitorus, Pemprov DKI Jakarta seharusnya tetap mengacu pada peraturan tertinggi, yaitu undang-undang.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved