Otomotif

Kisah Motor Trail Corak Dayak Milik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pernah Mogok di Pelosok

Namun tunggangan milik orang nomor satu di Balikpapan ini dicat dengan gambar menarik. Terdapat wajah pria dengan kostum khas suku Dayak Kalimantan.

Kisah Motor Trail Corak Dayak Milik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pernah Mogok di Pelosok
TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Walikota Balikpapan Rizal Effendi pakai motor trail meninjau proyek jalan tembus Batakan menuju jalan Soekarno-Hatta km10 kelurahan Karang Joang, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebuah motor trail bermesin 150 Cc terparkir rapi di pintu depan utama kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada Kamis (5/9/2019) pagi.

Sepeda motor trail tersebut merupakan milik pribadi maupun milik pegawai dari Dinas Perhubungan maupun Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ada motor trail tersebut terparkir karena Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang menjadi tamu dalam talkshow di ITK.

Sebab setelah mengunjungi talkshow para rombongan mendatangi proyek jalan tembusan Karang Joang Km.10 menuju daerah Batakan, Balikpapan Timur.

Motor yang ditunggangi Walikota Balikpapan Rizal Effendi begitu berbeda dari yang lain.

Beberapa motor trail lainnya berwarna hitam dan hijau. Khas motor trail dari salah satu produsen sepeda motor asal Jepang.

Namun tunggangan milik orang nomor satu di Balikpapan ini dicat dengan gambar menarik. Terdapat wajah pria dengan kostum khas suku Dayak Kalimantan Timur.

Sementara itu di body samping motor tersebut juga digambar dengan gambar serupa serta ditambahkan ornamen khas suku Dayak.

Dari penuturan Rizal Effendi motor tersebut sudah dibelinya sejak lima tahun silam. Motor tersebut merupakan motor pribadi miliknya. Sekitar dua motor trail ia miliki dengan modif cat yang sama. Alasannya simpel karena ia ingin menunjukkan kepada masyarakat nuansa lokal Kalimantan tertempel di motor miliknya itu.

"Karena mau lebih ke Kalimantan saja saya minta dicat seperti itu. Setelah dibeli langsung dicat seperti itu," tutur Rizal. Motor tersebut hanya ia gunakan ketika mengunjungi daerah yang cukup esktrem. Area berbatu, berbukit dan tidak beraspal barulah ia pakai motor tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved