Breaking News:

Pelaku Penganiayaan Guru SD Ternyata Pernah Sekolah di Tempat yang Sama, Mengaku tak Kenal Korban

Kedua pelaku penganiayaan pada guru Sekolah Dasar (SD) Pa'bangiang, Astia (40) telah ditangkap oleh pihak berwajib.

Editor: Januar Alamijaya
ari maryadi/tribungowa.com
Kronologi Guru SD di Gowa Sulawesi Selatan Dikeroyok Orang Tua Murid saat sedang Mengajar 

Saat keduanya duduk di bangku SD, Astia belum menjadi guru pengajar di sekolah tersebut.

"Belum pi (red-tapi) mengajar itu guru na saya tamat sekolah pak," ucap NV pada pihak berwajib.

Kini keduanya harus mendekam di balik jeruji bersi, setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepada wartawan, keduanya mengucapkan permohonan maaf atas tindak penganiayaan yang telah dilakukan.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada guru SD Negeri Pa'bangiang. Kami akui sangat menyesal," ucap NV.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menganggap tindakan yang dilakukan NV dan APR bukanlah tindakan yang pantas.

Ia juga meyebut bahwa tindakan yang dilakukan keduanya dapat berpengaruh buruk, bagi para murid yang menyaksikan.

"Apapun alasan keduanya, tindakan ini seharusnya tidak terjadi. Apalagi di dalam kelas yang bisa menimbulkan efek psikologis terhadap siswa yang menyaksikan," ucap AKBP Shinto Silitonga, Kamis (5/9/2019).

Atas perbuatannnya, NV dan APR dijerat pasal 170 ayat 1 KUH Pidana tentang penganiayaan, dan diancam hukuman paling lama lima tahun enam bulan.

Kronologi Kejadian

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved