Sebarkan Informasi Berbau SARA Aktivis Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan ke Polisi

"Haknya dia untuk membuat laporan, hak saya untuk tidak bicara," kata Sri Bintang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/9/2019) malam

Sebarkan Informasi Berbau SARA Aktivis Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan ke Polisi
(Kompas.com/Sherly Puspita)
Sri Bintang Pamungkas usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/4/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Aktivis Sri Bintang Pamungkas enggan menanggapi laporan polisi yang dibuat oleh Persaudaraan Islam Tinghoa Indonesia (PITI) terhadap dirinya.

Sri Bintang dilaporkan atas kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial.

Dilansir dari Kompas.com, Sri Bintang dinilai telah menyerukan ajakan untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

Ajakan tersebut terekam dalam sebuah video.

"Haknya dia untuk membuat laporan, hak saya untuk tidak bicara," kata Sri Bintang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/9/2019) malam.

Sri Bintang juga mengaku belum mengetahui rekaman video yang dilaporkan oleh PITI.

Menurut dia, laporan tersebut serupa dengan laporan terhadap dirinya pada tahun 2018.

Diketahui, PITI juga melaporkan Sri Bintang atas dugaan penyebaran informasi yang menyinggung Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) di media sosial.

Setiap warga negara, kata Sri Bintang, memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.

Namun, ia enggan menjawab terkait kebenaran pernyataannya yang terekam dalam video atas rencana menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved