Traveling

Tersedia Tiket Pesawat Pergi Pulang Samarinda Jakarta Rp 2,6 Juta Plus Menginap di Hotel Berbintang

Kini masyarakat Samarinda, memiliki kesempatan untuk bisa menikmati berbagai aktivitas wisata di Jakarta dengan biaya yang sangat kompetitif

Editor: Budi Susilo
Guardian Nigeria
Suasana malam Kota Jakarta. Kini masyarakat Samarinda, memiliki kesempatan untuk bisa menikmati berbagai aktivitas wisata di Jakarta dengan biaya yang sangat kompetitif dibandingkan harga normal. Hanya, Rp.2.650.000 sudah bisa terbang Pergi Pulang ke Jakarta sekaligus menginap di hotel berbintang 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Cukup langka mungkin, saat ini terbang pulang pergi (PP) Jakarta-Balikpapan dengan dana di kantong hanya Ro 2,6 juta.

Ini disampaikan oleh Hari Wibowo dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

Saat momen  Jakarta Travel Fair (JTF) tentu akan berbeda.

Dia jelaskan, tidak hanya pulang pergi, wisatawan juga diinapkan di hotel berbintang.

Kegiatan ini digelar, untuk membuktikan bahwa Jakarta terus fokus dalam pengembangan infrastruktur konektivitas.

“Kami ingin memberikan kemudahan masyarakat kota Samarinda mengenal lebih dekat Jakarta,” ujar Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Hari Wibowo di press conference JTF, Rabu (4/9/2019) di Hotel Harris Samarinda, Jalan Untung Suropati.

“Kini masyarakat Samarinda, memiliki kesempatan untuk bisa menikmati berbagai aktivitas wisata di Jakarta dengan biaya yang sangat kompetitif dibandingkan harga normal. Hanya, Rp.2.650.000 sudah bisa terbang PP ke Jakarta sekaligus menginap di hotel berbintang. Dan ini khusus untuk masyarakat Samarinda,” lanjutnya.

Pada kegiatan ini juga, Hari mengungkapkan, dilaksanakan program One Hour Crazy Sale.

Sama halnya, ada tiket pesawat mulai dari Rp. 2.312.000 perorang (PP).

Dan voucher menginap di hotel berbintang mulai dari harga Rp. 99.000.

Kegiatan ini, dikatakan olehnya, akan di laksanakan di atrium Big Mall Samarinda, pada Sabtu (7/9/2019).

“Tidak hanya itu, ada program Happy Hour juga yang dimulai pukul 13:00 WITA – 14:00 WITA. Dimana, pengunjung akan mendapatkan diskon Rp 100.000 untuk pembelian paket. Kegiatan seperti ini, hanya kita laksanakan di 4 kota. Dan Samarinda salah satunya. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Dikegiatan ini, Hari menyebutkan, pihaknya menggandeng 28 industri pariwisata dari Jakarta baik hotel, maskapai penerbangan, destinasi wisata, transportasi wisata, biro perjalanan wisata, Pusat Perbelanjaan, dan UKM. Kesemuanya, dijelaskan olehnya, akan memberikan kemudahan masyarakat Samarinda untuk berwisata ke Jakarta.

“Kalau hari ini, kita melaksanakan kegiatan table top dan gathering Businness to Businness ," katanya.

Hal ini sebagai ajang promosi dengan satu tujuan bersama, yakni meningkatkan kemitraan antara stakeholder industri pariwisata Jakarta dengan kantor-kantor swasta, kantor pemerintahan, biro perjalanan wisata.

"Dan anggota ASITA di setiap kota pelaksanaan JTF 2019,” paparnya.

Tempat terpisah, bakal ada proyek pembangunan Manado Marine Bay akan berada dalam kawasan wisata Taman Laut Bunaken.

PT Pelindo IV menargetkan pembangunan Manado Marine Bay (MMB) di Manado, Sulawesi Utara, dimulai pada 2020.

Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang mengatakan, pembangunan MMB yang berada dalam kawasan wisata Taman Laut Bunaken, Manado, Sulawesi Utara.

Hal ini guna mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Manado

sebagai kota pariwisata dan kota penyelenggara kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE).

“Pembangunan tersebut untuk mendukung program pariwisata yang terintegrasi,” ujar Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang melalui pesan singkat, Rabu (4/9/2019).

Menurut Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang, Pelindo IV sudah menyiapkan master plan MMB.

Rencana (pembangunannya) juga sudah disampaikan kepada Menteri BUMN, Rini M Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara beserta para menteri menaiki kapal Subsee menikmati keindahan bawah air Kepulauan Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara. Jum'at (05/07/2019). Gubernur SULUT, Menseskab, Menhub, MenPU, Menkumham, Men ATR turut mendampingi Presiden selama berada di Kawasan Bunaken. Ini wawancara eksklusif Presiden Jokowi seusai pertemuan dengan Prabowo, apa yang dibahas dan bagaimana kelanjutannya.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara beserta para menteri menaiki kapal Subsee menikmati keindahan bawah air Kepulauan Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara. Jum'at (05/07/2019). Gubernur SULUT, Menseskab, Menhub, MenPU, Menkumham, Men ATR turut mendampingi Presiden selama berada di Kawasan Bunaken. Ini wawancara eksklusif Presiden Jokowi seusai pertemuan dengan Prabowo, apa yang dibahas dan bagaimana kelanjutannya. (Presidential Palace/Agus Suparto)

Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang juga secara khusus sudah menyampaikan rencana pembangunan MMB kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada 12 Juli 2019.

Pembangunan MMB di Manado dilakukan terintegrasi dengan semua stakeholder.

Pembangunan MMB dinilai akan berdampak pada rencana Manado masuk 10 wilayah yang akan dibangun sebagai kota metropolitan.

Ditargetkan pembangunan MMB tuntas dalam dua tahun sejak konstruksi pada 2020 nanti.

Hal itu sesuai dengan yang diharapkan Presiden Jokowi.

Selain membangun MMB, BUMN kepelabuhanan ini juga akan melakukan pengembangan Pelabuhan Manado.

Pengembangan ini berupa membangun dermaga 4 ukuran 6x10 meter persergi,

pengerukan kolam pelabuhan kedalaman -4 LWS,

pembangunan terminal penumpang dengan luas 1.600 meter persegi

dan lapangan penumpukan seluas 2.150 meter persegi. 

(Tribunkaltim.co)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved