Agus Ditangkap Polda Sulawesi Selatan, Unggah Konten Berbau Sara di Akun Twitternya

Agus ST (40) seorang karyawan swasta asal Makassar ini menulis di akun twiter-nya soal mengusir mahasiswa Papua agar kembali ke Papua

Agus Ditangkap Polda Sulawesi Selatan, Unggah Konten Berbau Sara di Akun Twitternya
TribunKaltim.CO/HO/Tribun Timur
Agus, tersangka ujaran kebencian saat ditahan di Mapolda Sulsel 

TRIBUNKALTIM.CO-Agus ST (40) seorang karyawan swasta asal Makassar ini menulis di akun twiter-nya soal mengusir mahasiswa Papua agar kembali ke Papua, akhirnya ditangkap  tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel di Makassar.

Saat di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis  Kamis (5/9/2019) siang, Agus mengaku menulis di akun twitternya soal mengusir mahasiswa Papua,  dengan alasan emosi karena mereka (mahasiswa Papua) teriak merdeka. "Disitu saya emosi," ungkap Agus

Rilis kasus Agus oleh Wadirkrimsus Polda Sulsel AKBP Parojahan Simanjuntak, diikuti Kasubdit 5 Cyber Crime Polda AKBP Musa Tampubolon di lobi tim Cyber Crime Polda.

Agus mengungkapkan, alasan ia terbawa emosi lantaran dia ingin membela NKRI dan mempertahankan agar Papua tetap dalam Indonesia.

"Postingan saya ini lebih ke rangka NKRI dan patriotisme saya karena gerakan OPM, jiwa saya lagi emosi melihat mahasiswa Papua tidak kibarkan bendera," jelas Agus.

Walau demikian, Agus mengaku tetap menyesal karena konten yang dia posting itu berbau SARA.

Ia juga tidak mengetahui jika postingannya itu melanggar UU ITE.

"Tentunya soal konten (postingan) saya di Twitter itu saya sangat menyesali, iya saya tidak tahu kalau ujung-ujungnya berurusan dengan pihak kepolisian," tambah Agus.

Melalui akun twitter @AgusMatta2', Agus menyebarkan berita yang dipostingnya di akun twitter resmi media asing AlJazeera sambil memberi komentar konten SARA.

"Ada konten kalimat yang bernuansa SARA 'usir semua mahasiswa N pemuda Papua kembali ke Papua'," kata Parojahan Simanjuntak, Wadirkrimsus Polda.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved