Bom Bunuh Diri Minggu Paska di Sri Lanka, Polisi Cari 7 Korban Selamat, 293 Orang Masih Ditahan

juru bicara kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera mengatakan, tim penyelidik telah meminta keterangan dari 81 korban selamat. Namun...

Bom Bunuh Diri Minggu Paska di Sri Lanka, Polisi Cari 7 Korban Selamat, 293 Orang Masih Ditahan
(AFP/STR)
Aparat keamanan Sri Lanka berjalan di antara puing di dalam gereja St Sebastian, Negombo, sebelah utara Kolombo. Gereja ini menjadi salah satu tempat yang menjadi sasaran ledakan pada Minggu (21/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, COLOMBO - Kepolisian Sri Lanka mengeluarkan permohonan untuk mencari tujuh orang korban selamat

dalam insiden serangan bom bunuh diri Minggu Paskah untuk membantu penyelidikan.

Ketujuh orang yang diduga berada di lokasi insiden itu hilang tanpa memberi keterangan kepada petugas penyelidik.

Dilansir dari Kompas.com, juru bicara kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera mengatakan, tim penyelidik telah meminta keterangan dari 81 korban selamat.

Namun mereka ingin berbicara dengan tujuh korban lainnya yang meninggalkan rumah sakit tanpa memberi rincian kontak.

"Pihak Departemen Investigasi Kriminal (CID) sangat ingin berbicara dengan mereka dan

kami mengeluarkan permohonan untuk melacak orang-orang ini sehubungan dengan serangan bom itu,"

kata Gunasekera kepada wartawan di Colombo, Kamis (5/9/2019).

Gunasekera tidak mengatakan bahwa mereka mencurigai para korban yang menghilang terlibat

dengan pelaku serangan bom bunuh diri pada 21 April yang menewaskan sedikitnya 258 orang dan melukai hampir 500 lainnya.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved