Jumat, 8 Mei 2026

Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Kata PSSI

Indonesia terancam dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20 usai kerusuhan di laga Timnas Indonesia vs Malaysia, ini kata Sekjen PSSI Ratu Tisha

Tayang:
KOMPAS.COM/JALU WISNU WIRAJATI
Kerusuhan antarsuporter pada laga Indonesia vs Malaysia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia terancam sejumlah kerugian dari lapangan hijau akibat kerusuhan yang terjadi di laga kontra Malaysia, Kamis (5/9/2019) malam.

Rumor yang beredar kerusuhan laga Timnas Indonesia melawan Malaysia akan berpengaruh ke proses bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

//

Terkait rumor tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha belum bisa memsatikan kerusuhan suporter berimbas pada bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Ratu Tisha berharap kerusuhan pada pertandingan Indonesia vs Malaysia tidak membuat FIFA langsung membatalkan Indonesia untuk menjadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi ketika pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia saat laga masih berlangsung.

Sekitar 20 menit jelang berakhirnya laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019) malam, rusuh terjadi.

Pendukung Timnas Indonesia mencoba masuk untuk melakukan serangan ke suporter Malaysia.

Pertandingan sempat terhenti sampai suasana kondusif datang.

Selepas pertandingan Malaysia menang 3-2 atas Timnas Indonesia, kerusuhan kembali datang di luar SUGBK.

Para suporter Malaysia pun diamankan dan baru keluar SUGBK beberapa jam pasca-pertandingan berakhir.

Kejadian tersebut juga memaksa Menpora Malaysia, Syed Saddiq melaporkan hal itu kepada FIFA.

"Saya tidak bisa menjawab itu (berpengaruh ke tuan rumah Piala Dunia U-20 2021)," ucap Ratu Tisha.

HQ Administrator Organizing Commitee (OC) Piala Presiden 2019, Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (19/3/2019).
HQ Administrator Organizing Commitee (OC) Piala Presiden 2019, Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (19/3/2019). (BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ROBBANI)

"Tetapi mari bersama-sama merefleksikan diri apa yang terjadi hari ini, kami harus songsong optimisme itu bersama."

Ratu Tisha berharap ke depan tidak ada lagi kerusuhan yang terjadi pada pertandingan Timnas Indonesia.

Terlebih, Timnas Indonesia akan melawan Thailand pada laga kedua putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Selasa (10/9/2019).

"Ini baru pertandingan pertama, kami tidak boleh patah arang," ucap Ratu Tisha.

"Kami harus berkaca seperti Piala AFF U-16 dan U-19, dimana tim-tim yang unggul pada awal tetapi tidak konsentrasi pada akhir, sehingga bisa disusul," ujarnya.

Sorotan media asing

Media Asing, Foxsport Asia turut menyoroti salah satu tindakan suporter Indonesia saat mendukung Timnas Indonesia menghadapi Malaysia, Kamis (5/9/2019).

Timnas Indonesia baru saja merampungkan pertandingan menghadapi Malaysia pada Kamis (5/9/2019).

Pertarungan bertajuk babak putaran kedua laga kualifikasi Piala Dunia 2022 itu sempat diwarnai aksi kontroversi antar suporter.

Laga bahkan dikabarkan sempat terhenti beberapa menit akibat kerusuhan yang dipicu oleh oknum suporter.

Selain itu dalam jalannya pertandingan tadi malam, ada salah satu aksi kontroversial terkait Tifo yang dilakukan para suporter tuan rumah.

Tifo yang dilakukan oleh suporter Indonesia itu bahkan menarik perhatian media Asing, Foxsportasia.com.

Foxsport menuliskan artikel yang menyoroti Tifo tersebut.

Foxsport menuliskan "Penggemar Indonesia mengungkap TIFO yang kejam selama Kualifikasi Piala Dunia FIFA Malaysia" dalam salah satu judul beritanya.

Sebagai informasi, Tifo adalah salah satu aksi kreatif dalam mendukung tim atau terkadang bisa digunakan untuk mengejek lawan dengan membentangkan spanduk atau hal kreatif lainnya.

Yang terjadi dalam pertandingan Indonesia vs Malaysia tadi malam adalah pembentukan kalimat tak menyenangkan dari bangku suporter.

Para suporter tersebut tambak membuat rangkaian huruf yang berbunyi ejekan untuk skuat Malaysia.

Meski sempat mengejek Malaysia, para pendukung itu harus merasakan pahitnya kekalahan usai Indonesia kalah dengan skor 3-2 dari skuat Malaysia.

Sementara itu pemain Malaysia yang memenangi pertandingan berhasil memetik tiga poin di kandang Indonesia.

Indonesia masih memiliki kesempatan untuk membalas kekalahan kali ini di laga tandang ke markas Malaysia November mendatang.

(*)

Baca Juga:

Rusuh Suporter Di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Ratu Tisha Sambangi Menpora Malaysia

Terungkap, Penyebab Kerusuhan Suporter Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Bikin Kapolres Naik Pitam

Timnas Indonesia vs Malaysia Kerusuhan Suporter Pecah, Hingga Menpora Malaysia Terjebak di SUGBK

Timnas Indonesia vs Malaysia, Warga Balikpapan Kibarkan Bendera Merah Putih dalam Nobar di Warung

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved