Pasar Terbaik Tingkat Nasional di Berau Ini Merugi, Retribusi Tak Sebanding dengan Operasional

Pasar Sanggam Adji Dilayas kurang maksimal dan justru membebani APBD untuk menutupi biaya operasional

Pasar Terbaik Tingkat Nasional di Berau Ini Merugi, Retribusi Tak Sebanding dengan Operasional
tribunkaltim.co/Geafry Necolsen
Pasar Sanggam Adji Dilayas yang pernah menjadi pasar terbaik tingkat nasional itu, menelan biaya operasinal hingga Rp 7 miliar, sementara pendapatan dari retribusi pasar hanya Rp 2 miliar. Meski begitu, Pemkab Berau mengaku tidak merasa rugi, karena pasar merupakan salah satu fasilitas publik. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram menyoroti retribusi dari Pasar Sanggam Adji Dilayas.

Menurut Muharram, retribusi Pasar Sanggam Adji Dilayas kurang maksimal dan justru membebani APBD untuk menutupi biaya operasional.

Muharram mengungkapkan, Pasar Sanggam Adji Dilayas yang pernah menjadi pasar terbaik tingkat nasional itu, menelan biaya operasional hingga Rp 7 miliar.

“Untuk biaya kebersihan, air, listrik keamanan dan sebagainya,” kata Muharram.

Sementara, retribusi dari lahan parkir, sewa kios dan lapak, pasar induk ini hanya menghasilkan pendapatan sekitar Rp 2 miliar.

Namun Muharram menegaskan, meski mengalami defisit, namun Pemkab Berau tidak merasa rugi.

Karena pasar merupakan salah satu fasilitas publik yang harus dijaga kenyamanan dan kebersihannya.

“Karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat, pemerintah daerah tidak merasa rugi.

Tapi untuk memenuhi asas keadilan, saya minta agar pedagang tertib membayar retribusi,” kata Muharram.

Staf Disperindagkop Berau (mengenakan baju batik) saat berbincang dengan para pedagang untuk mengetahui harga komuditas sembako di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kamis (20/11/2014).
Staf Disperindagkop Berau (mengenakan baju batik) saat berbincang dengan para pedagang untuk mengetahui harga komuditas sembako di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kamis (20/11/2014). (TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN)

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Wiyati mengakui, selama ini retribusi dari Pasar Sanggam Adji Dilayas memang belum maksimal.

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved