Presiden Rusia Putin Mengaku Pernah Tawarkan Senjata Hipersonik Rusia kepada AS

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dia pernah menawarkan senjata hipersonik negaranya ke Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump

Presiden Rusia Putin Mengaku Pernah Tawarkan Senjata Hipersonik Rusia kepada AS
(TASS/Alexei Nikolsk)
Jet tempur Mikoyan MiG-31 membawa rudal penjelajah Kinzhal yang diklaim merupakan senjata hipersonik Rusia. 

TRIBUNKALTIM.CO, VLADIVOSTOK - Entah serius atau sekadar guyon, Vladimir Putin mengaku pernah menawarkan sejata andalannya kepada AS.

Namun Putin tidak menjelaskan apa tanggapan koleganya Donald Trump.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dia pernah menawarkan senjata hipersonik negaranya ke Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump.

Putin mengatakannya ketika hadir dalam Forum Ekonomi Timur (EEF)

yang dilangsungkan di Vladivostok Kamis (5/9/2019), seperti diwartakan Russian Today.

Saat itu, Putin mendapat pertanyaan apakah senjata hipersonik yang dikembangkan Rusia bisa berpadu baik dengan perjanjian pengetatan senjata dengan AS.

"Saya memberi tahu Donald Trump. Apakah Anda ingin kami menjual senjata ini kepada Anda?

Jadi kita akan kembali seimbang," ujar Putin dalam forum itu.

Tidak diketahui apakah Donald Trump mempertimbangkan tawaran yang diajukan Putin.

Sebab, selama ini Washington begitu getol untuk mengembangkan sendiri senjata hipersonik.

Halaman
123
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved