Matangkan Rancangan APBD-P Tahun 2019, Ini yang Jadi Fokus Utama Pemkot Samarinda

Terkait pembahasan APBD-P 2019, Pemkot Samarinda fokus terhadap penanganan banjir yang dipimpin Sekretaris Kota, Sugeng Chairuddin

Matangkan Rancangan APBD-P Tahun 2019, Ini yang Jadi Fokus Utama Pemkot Samarinda
TribunKaltim.co / Cahyo Wicaksono Putro
Rapat Pembahasan penanganan banjir di Kota Samarinda, dalam evaluasi pada perbaikan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2019 dan Rancangan Peraturan Walikota Tentang Penjabaran APBD-P Tahun 2019 Samarinda. Dihadiri oleh Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dan para pejabat terkait dari BPKAD, BAPPEDA, BAPENDA, Bagian Hukum dan Bagian Pembangunan. Sabtu (7/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA - Pemkot Samarinda masih terus mematangkan penysusunan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019.

Selain itu, Pemkot Samarinda juga menangani perbaikan Rancangan Peraturan Walikota tentang Penjabaran APBD-P Tahun 2019 Samarinda.

//

Terkait pembahasan APBD-P 2019, Pemkot Samarinda fokus terhadap  penanganan banjir di Kota Samarinda, sebab selama ini menjadi masalah yang belum tuntas di Kota Tepaian

Penanganan banjir menjadi evaluasi utama pada perbaikan penyusunan Rancangan APBD-P Tahun 2019 dan Rancangan Peraturan Walikota Tentang Penjabaran APBD-P Tahun 2019 Samarinda.

Adanya anggaran perubahan ini sendiri juga didasari oleh persetujuan DPRD.

Sedangkan bantuan keuangan dari Provinsi Kaltim akan dialokasikan untuk masalah sosial dan lahan, khususnya penanganan banjir Sungai Karang Mumus.

Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, program normalisasi Sungai Karang Mumus menjadi proyek utama Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda, dengan adanya putusan Pemerintah Pusat.

“Penanganan banjir, khususnya Sungai Karang Mumus menjadi proyek utama dari Pemerintah Pusat. Apapun wujudnya harus dialokasikan terutama masalah sosial, mau tidak mau wajib dialokasikan dan Pemprov Kaltim juga Pemkot Samarinda serius menangani masalah ini,” jelas Sugeng Chairuddin, Sabtu (7/9/2019).

Selain itu, untuk menghadapi Pilwali tahun 2020 dengan adanya pimpinan baru diharapkan menyusun RPJMD Kota Samarinda untuk memprioritaskan masalah Sungai Karang Mumus.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved