Gubernur Kaltara Minta Penambahan Kuota Produksi Batubara Sebesar 13 Juta Ton ke Kementrian ESDM

Gubernur Kalimanta Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, surat usulan penambahan kuota produksi batubara tersebut telah disampaikan ke Kementerian ESDM

Gubernur Kaltara Minta Penambahan Kuota Produksi Batubara Sebesar 13 Juta Ton ke Kementrian ESDM
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
PEREKONOMIAN - Lebih dari separuh PDRB Kabupaten Berau berasal dari sektor pertambangan. Saat harga komoditas batubara anjlok, berdampak signifikan terhadap perekonomian di wilayah ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Provinsi Kalimantan Utara mengusulkan penambahan kuota produksi batubara sebanyak 13 juta ton lebih di sisa tahun 2019 ini kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Gubernur Kalimanta Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, surat usulan penambahan kuota produksi batubara tersebut telah disampaikan dan telah dibahas Kementerian ESDM pada tanggal 23 Agustus di Yogyakarta.

Usulan penambahan kuota produksi batubara ini menyusul adanya permintaan kuota tambahan dari perusahaan batubara di daerah ini.

Kuota batu bara sebanyak 6,25 juta ton bagi Kalimantan Utara hingga semester I kemarin sudah terealisasi sebanyak 5,5 juta ton.

"Kita mengusulkan karena ada permintaan.

Kalau dengan kuota 6,2 juta ton saja perusahaan merasa cukup, tentu cukup segitu saja," tuturnya, Minggu (8/9/2019).

Walau demikian, Dirjen Minerba Kementerian ESDM sebutnya masih mengkaji usulan tersebut baik dari segi sinkronisasi data capaian realisasi antara Dirjen Minerba dengan data instansi teknis di Pemprov.

"Masalah harga batu bara, kondisi cadangan, K3, lingkungan hidup, dan pemenuhan kewajiban perusahaan juga jadi pertimbangan Dirjen Minerba," sebutnya.

Irianto Lambrie mengungkapkan, usulan penambahan kuota sampai 13 juta ton tersebut berdasarkan pengalaman 2 tahun lalu.

Di mana Kalimantan Utara mampu merealisasikan jumlah kuota yang sama.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved