7 Juta WNA Bekerja di Malaysia, Mahathir Sebut Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras

"Tujuh juta jumlah mereka bekerja di negara kita. Apa yang akan terjadi dengan suku Melayu jika mereka tidak kunjung sadar," kritik Mahathir.

7 Juta WNA Bekerja di Malaysia, Mahathir Sebut Suku Melayu Tetap Miskin karena Tak Mau Bekerja Keras
(AFP PHOTO)
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. 

TRIBUNKALTIM.CO, KUALA LUMPUR – Persaingan antara putra daerah dengan pendatang terus mewarnai perjalanan Malaysia.

Warga asli seperti Suku Melayu dinilai kalah bersaing karena kurang bekerja keras

Sementara pendatang selalu memiliki etos kerja yang baik dan sukses. 

Hal ini dikritik sang perdana meteri.

Dilansir dari Kompas.com, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait etos kerja suku Melayu.

Menulis di blog pribadinya, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (7/9/2019),

Mahathir Mohamad meminta suku Melayu bekerja lebih keras untuk mencapai kesuksesan dan berhenti melayangkan kemarahan.

"Suku Melayu perlu menyadari apa yang terjadi kepada mereka.

Sangat disayangkan, sejauh ini mereka belum sadar."

"Suku Melayu masih enggan bekerja dan membiarkan warga asing mengerjakannya,

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved