Australia Perintahkan Penyedia Layanan Internet Blokir 8 Situs Penampil Video Penembakan Christchurc

Insiden penembakan yang menewaskan 51 orang dan melukai puluhan lainnya itu dilakukan oleh seorang pria Australia

Australia Perintahkan Penyedia Layanan Internet Blokir 8 Situs Penampil Video Penembakan Christchurc
(AFP/TESSA BURROWS)
Warga Selandia Baru meletakkan bunga di sekitar masjid yang menjadi sasaran serangan teroris pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 49 orang tewas dan puluhan yang lain terluka akibat serangan ini. Terlihat salah satu pesan warga yang menyatakan bahwa serangan ini bukanlah wajah sesungguhnya dari Selandia Baru. 

TRIBUNKALTIM.CO, CANBERRA - Otoritas Australia, pada Senin (9/9/2019), memerintahkan kepada penyedia layanan internet

untuk memblokir delapan situs yang menyediakan konten video berhubungan

dengan tragedi penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru.

Perintah pemblokiran situs tersebut dilakukan di bawah aturan penyensoran baru yang lebih luas

yang diberlakukan pascainsiden penembakan massal yang menewaskan hingga 51 orang itu.

"Sejumlah situs luar negeri telah dimasukkan dalam daftar hitam

karena terus memberikan akses untuk video serangan teroris Christchurch atau

manifesto dari terduga pelaku," kata Julie Inman Grant, komisaris eSafety Australia.

Pihak berwenang menolak untuk menyebutkan nama-nama situs tersebut karena

tidak ingin mempromosikan situs-situs tersebut, yang akan diblokir setidaknya selama enam bulan.

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved