Diduga Serangan Jantung, Pelari Jepang Meninggal Saat Ikuti Maybank Marathon Bali 2019

Ia adalah Atsushi Ono (56), pelari asal Jepang. Ia meninggal karena diduga karena serangan jantung, Minggu (8/9/2019) sekitar pukul 09.15 Wita.

Diduga Serangan Jantung, Pelari Jepang Meninggal Saat Ikuti Maybank Marathon Bali 2019
TribunKaltim.Co/HO
Pelari Atsushi Ono asal Jepang saat berada di RSU Kasih Ibu Saba, Blahbatuh, Minggu (8/9/2019). Dia meninggal saat mengikuti lari Maybank Marathon 2019. 

Sementara itu, panitia dan organizer Maybank Marathon Bali 2019 menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa atas meninggalnya Atsushi Ono.

Pihak panitia menyatakan Ono meninggal dunia setelah mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur penyelamatan.

"Panitia penyelenggara Maybank Marathon Bali 2019 melalui unit medis telah memberikan pertolongan pertama segera setelah dilaporkan," tulis panitia Maybank Marathon Bali 2019 dalam rilis yang diterima Tribun Bali, kemarin.

"Kami membawa Mr Atsushi Ono ke rumah sakit Kasih Ibu Saba, Gianyar, dengan ambulans untuk mendapatkan penangananan sebagaimana standar dan prosedur penyelamatan yang berlaku," lanjut panitia dalam keterangan pers itu.

Sesuai keterangan dari rumah sakit, pihak panitia Maybank Marathon Bali 2019 menyatakan bahwa Atsushi Ono meninggal dunia karena cardiac arrest.

Cardiac arrest adalah suatu kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Kondisi ini terkadang berkaitan dengan masalah detak jantung lainnya, seperti aritmia dan serangan jantung.

Masalah tersebut dapat membuat jantung berhenti berdetak dengan tiba-tiba.

Apabila tak segera ditangani, kasus henti jantung ini dapat menyebabkan kematian atau disabilitas.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, panitia Maybank Marathon Bali 2019 telah bekerja sama dengan Allianz, selaku partner asuransi resmi lomba.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved