Berita Pemprov Kalimantan Timur

Lantik Pengurus Paguyuban KIMKT 2019-2024 Gubernur Berpesan Jadilah Perekat Keberagaman

Isran menambahkan pengukuhan BPH KIMKT diharapkan bisa menjadi awal kiprah untuk membantu dan mendukung program pemerintah daerah

Lantik Pengurus Paguyuban KIMKT 2019-2024  Gubernur Berpesan Jadilah Perekat Keberagaman
HUMASPROV KALTIM/ARIF MUSTHADA
Gubernur Kaltim Isran Noor dan mantan Gubernur Kalteng Teras Narang berfoto bersama usai mengukuhkan badan pengurus harian KIMKT periode 2019-2024 di Gedung Olah Bebaya Samarinda, Sabtu (7/9/2019). BPH KIMKT dipimpin EB Dadoet Salatan. 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mengharapkan kepada Badan Pengurus Harian Kapakat Isen Mulang Kalimantan Timur (BPH KIMKT) bisa menjadi pelopor perekat kebersamaan dan kedamaian di seluruh wilayah Provinsi Kaltim.

"Kepada BPH KIMKT yang baru dilantik, saya harap bisa menjadi pelopor perekat keberagaman untuk hidup bertoleransi dan bergotong royong di Bumi Etam yang kita cintai bersama," kata Isran Noor usai mengukuhkan BPH KIMKT periode 2019-2024 di Gedung Olah Bebaya Samarinda, Sabtu (7/9/2019). BPH KIMKT dipimpin EB Dadoet Salatan.

Isran menambahkan pengukuhan BPH KIMKT diharapkan bisa menjadi awal kiprah untuk membantu dan mendukung program pemerintah daerah, membantu dan mendukung program pemerintah pusat demi mewujudkan kesejahteraan dan kedamaian masyarakat.

"Saya yakin dan percaya kepengurusan Kapakat Isen Mulang dapat membuat program-program yang sederhana dan mudah dilaksanakan. Program yang dibuat harus bermanfaat bagi anggotanya, baru lingkungannya. Kalau itu semua dapat dilaksanakan dengan baik maka itu menjadi sebuah karya yang sangat luar biasa,” tandasnya.

Isran juga berharap pengurus yang baru dilantik dapat melakukan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota termasuk pihak-pihak terkait di lingkungannya.

"Kalau ada masukan atau kritikan kepada pemerintah sampaikan, karena yang namanya kritikan yang sifatnya membangun itu sangat bagus untuk kemajuan daerah. Jadi jangan takut untuk menyampaikan kritikan," ucap Isran.

Semakin banyak paguyuban, kata Isran Noor, tentu semakin baik dan itu akan menjadi kekuatan dalam menjalin silaturahim, baik sesama anggota maupun kepada paguyuban lainnya.

"Tujuan pembentukan sebuah organisasi paguyuban adalah membangun silturahmi itu yang paling penting, dari silaturahmi tersebut membuat persaudaraan, persahabatan yang harmonis, khususnya para anggota Kapakat Isen Mulang maupun paguyuban lainnya di Kaltim,"tandasnya.

Kaltim lanjut Isran, sampai saat ini menjadi provinsi yang paling aman dan paling harmonis dari penilaian pemerintah pusat. Provinsi Kaltim menjadi miniatur Indonesia. Berbagai suku di nusantara ada di Kaltim dan masyarakatnya sangat terbuka dengan kultur-kultur budaya dari daerah lain.

"Kita bersyukur di tempat kita tidak ada konflik antarsuku maupun antaragama. Masyarakatnya hidup rukun dan damai. Kebijakan pemerintah daerah, baik pemprov maupun pemkab/pemkot adil dan proporsional, tidak ada diskriminasi. Ini sebuah modal dasar bagi kita untuk hidup berdampingan dengan damai," beber Isran.

Tampak hadir mantan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, Forkopimda Kaltim, Bupati Kutai Timur Ismunandar, Bupati Mahakan Ulu Bonifasius Belawan Geh, Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved