PB Djarum Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Kak Seto Sebut Seperti Anak Kecil, Susy Susanti Khawatir

Berawal dari tudingan Komisi Perlindungan Anak Indoensia (KPAI) dalam gelaran audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum ternyata menimbulkan polemik

PB Djarum Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Kak Seto Sebut Seperti Anak Kecil, Susy Susanti Khawatir
DOK PB Djarum
Audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum 

TRIBUNKALTIM.CO - Berawal dari tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) dalam gelaran audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum ternyata menimbulkan polemik panjang.

Kegiatan yang dilakukan oleh PB Djarum tersebut dianggap mengeksploitasi anak-anak dalam acara mereka.

Beberapa hal yang menjadi sorotan adalah adanya brand image pada anak-anak peserta audisi.

Peserta audisi dianggap harus menggunakan kaos bertuliskan DJARUM yang memiliki jenis huruf sama dengan merek rokok.

PB Djarum juga dianggap memanfaatkan pembinaan anak-anak untuk menjadi bagian dari strategi pemasaran.

Menyikapi hal tersebut kemudian beberapa pihak akhirnya melakukan pertemuan untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

Namun belakangan pertemuan itu tak menghasilkan kesepakatan hingga PB Djarum memutuskan untuk meniadakan event Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis tahun depan.

Tahun 2019 ini, menjadi akhir dari acara pencarian bibit-bibit pebulu tangkis di Indonesia tersebut.

Keputusan itu telah dikonfirmasi oleh Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, saat konferensi pers di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Sabtu (7/9/2019).

Audisi Umum PB Djarum ditiadakan pada 2020 terkait dengan klaim Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa ajang tersebut memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Halaman
1234
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved