Pengungsi Rohingya tak Dapat Diterima di Lembaga Pendidikan Formal di Bangladesh

Rohingya tidak dapat diterima di universitas kami, karena mereka adalah pengungsi, kata Abul Kashem, kepala lembaga pendidikan internasional itu

Pengungsi Rohingya tak Dapat Diterima di Lembaga Pendidikan Formal di Bangladesh
(AFP / MUNIR UZ ZAMAN)
Kamp pengungsian warga Rohingya di Kutupalong, Ukhia, Bangladesh. 

dia menyelesaikan pendidikan sekolah menengah di kota pelabuhan Chittagong, Bangladesh.

Khushi, yang mengambil bidang hukum, mengatakan kepada AFP, keputusan universitas telah menghancurkannya secara mental.

"Gadis lain mungkin sudah akan menyerah, tapi saya akan mencoba yang terbaik untuk menghadapi situasi ini," katanya.

Situs berita Rohingya Post mengatakan Khushi sempat menjadi target setelah melakukan wawancara

pada 2018 dengan kantor berita internasional Associated Press, yang kemudian menjadi viral di Cox's Bazar, tempat kamp-kamp pengungsi berada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kampus di Bangladesh Tangguhkan Seorang Mahasiswa karena Berstatus Pengungsi Rohingya"

Baca Juga

 Warga Balikpapan Menangi Hadiah Mobil Honda HR-V, Perempuan Ini Awalnya Mengira Penipuan

 Honorer Samsat Ini Lakukan Penipuan dan Gelapkan Uang 2,1Miliar, Suaminya Juga Ikut Jadi Korban

 Ada SK, Untung Rp5,7M, 8 Fakta Penipuan CPNS di Jaktim, Tempat Ketemu & Sumber Data Mengejutkan

 Sebut Pakai Jatah Menteri, Kenali Modus Penipuan Berangkat Haji Lebih Cepat, 59 CJH Jadi Korban

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved