Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca BMKG Berau, Waspada Puncak Musim Kemarau Terjadi Pertengahan Oktober 2019

Puncak kebakaran hutan di Berau itu terjadi di tahun 2015 lalu. Kemudian kebakaran hutan menurun di tahun 2016 dan 2017.

Prakiraan Cuaca BMKG Berau, Waspada Puncak Musim Kemarau Terjadi Pertengahan Oktober 2019
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Minggu (8/9/2019). Waspada tidak akan hujan, prakiraan cuaca dari BMKG Berau bahwa musim kemarau masuk puncaknya di Oktober 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Berau, terus mengingatkan masyarakat dan juga para petinggi di daerah ini agar selalu siap siaga sepanjang musim kemarau tahun 2019 ini.

Nah, BMKG Berau menilai, kekeringan yang menyebabkan puluhan kasus kebakaran hutan dan lahan, yang telah menghabiskan kurang lebih 300 hektare ini bisa dibilang masih normal. Waspada tidak akan hujan, prakiraan cuaca musim kemarau masuk puncaknya di Oktober 2019

"Kemarau yang terjadi saat ini masih normal, karena masih ada turun hujan, meski intensitasnya kecil dan durasi (hujan)nya pendek," kata Kepala BMKG Berau, Tekad Sumardi.

Kali ini BMKG Berau memprediksi, puncak musim kemarau akan terjadi pada pertengahan bulan Oktober 2019 nanti.

"Tahun sebelumnya (2018) itu puncak kemarau di akhir bulan Oktober, namun tahun ini (2019) terjadi di pertengahan bulan Oktober,” ungkapnya.

Saat masuk puncak kemarau, kemunculan titik-titik panas, harus menjadi perhatian serius. Terutama oleh Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat khususnya petani, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Karena cara ini dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali.

“Titik panas saat ini sudah banyak. Jadi kami imbau para petani agar tidak melakukan pembakaran lahan. Karena selama musim kemarau, banyak tanaman yang mengering dan mudah terbakar. Apalagi kalau ditambah dengan kecepatan angin yang tinggi," tandasnya.

Kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau ini masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Berau.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengungkapkan, berdasarkan data nasional, sejak Januari hingga Juli 2019 jumlah hutan dan lahan yang terbakar mencapai 175 ribu hektare.

Sejak awal tahun 2019, sejumlah kebakaran hutan dan lahan di Kbaupaten Berau terus terjadi. Karena itu, BMKG Berau mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas membakar lahan.
Sejak awal tahun 2019, sejumlah kebakaran hutan dan lahan di Kbaupaten Berau terus terjadi. Karena itu, BMKG Berau mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas membakar lahan. (Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen)
Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved